Kabar Belitung
Embung Paal Satu Kian Menyempit, DPRD Belitung Soroti Aktivitas Penimbunan
Ketua DPRD Belitung Vina Cristyn Ferani menyoroti maraknya aktivitas penimbunan di sekitar embung yang berpotensi memperparah risiko banjir.
TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Ketua DPRD Belitung Vina Cristyn Ferani menyoroti maraknya aktivitas penimbunan di sekitar embung yang berpotensi memperparah risiko banjir.
Temuan itu disampaikan saat ia bersama Komisi II DPRD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Belitung meninjau langsung kondisi saluran air dan embung di wilayah Kelurahan Paal Satu dan Desa Aik Pelempang Jaya, Rabu (9/4).
Menurut Vina, penimbunan di kawasan sekitar embung tidak hanya mempersempit aliran sungai, tetapi juga terindikasi dilakukan tanpa izin.
Lebih dari itu, sejumlah tanah hasil timbunan bahkan sudah diperjualbelikan.
"Yang paling mengkhawatirkan itu alih fungsi embung. Ada penimbunan, bahkan tanahnya dijual. Kami konfirmasi ke Seklur Paal Satu dan Kades Aik Pelempang Jaya, ternyata tidak ada izinnya. Ini tidak boleh dibiarkan," tegas Vina.
Ia mengingatkan, bahwa embung dan sungai adalah penyangga air yang vital bagi kawasan sekitarnya.
Jika tidak ada tindakan tegas, kondisi ini dikhawatirkan akan mempersempit jalur aliran air dan memicu banjir yang berdampak langsung ke masyarakat.
"Kalau satu dibiarkan, yang lain ikut-ikutan. Ujungnya masyarakat yang kena dampaknya. Dan nanti tetap larinya ke Lurah, Kades, dan DPR," lanjutnya.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan juga menemukan saluran air yang tersumbat akibat tumpukan sampah.
Aliran air yang tersendat bahkan mulai menggerus badan jalan di Jalan Aik Baik, yang terancam putus jika tidak segera diperbaiki.
Vina meminta pihak kelurahan menginventarisasi titik-titik aliran air yang tersumbat untuk segera ditangani. Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah banjir.
"Kalau buang sampah sembarangan, mau sebagus apapun salurannya tetap mampet. Ini harus jadi kesadaran bersama," ujarnya.
Terkait pengembalian fungsi embung, Vina menekankan pentingnya penegasan batas sempadan minimal 20 meter dari pinggir embung.
Ia meminta kelurahan segera memasang patok agar area embung tidak semakin menyempit.
"Kalau daya tampung airnya sudah tidak sesuai, masyarakat luas juga yang akan terdampak. Dulu juga pernah ada tambang liar di kawasan ini, dan dampaknya masih terasa sampai sekarang," tutur Vina. (del)
| Kejari Gandeng Kodim 0414 Belitung Jaga Stabilitas di Daerah |
|
|---|
| SMAN 1 Manggar Sabet Dua Kategori Juara Semarak Hardiknas |
|
|---|
| Kamarudin Hibahkan 16 Ha Lahan Pribadi untuk SMA Unggul Garuda |
|
|---|
| DPRD Belitung Minta Seleksi Calon Direktur BUP Tanjung Batu Patuhi Aturan |
|
|---|
| Seleksi Direktur BUP Tanjung Batu, Vina Tegaskan Jangan Ada Transaksi Jabatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/MENINJAU-SALURAN-IRIGASI-DPRD-Belitung-meninjau-saluran-air-i.jpg)