Kabar Pangkalpinang
Sebelum Akhiri Hidup, Kadek Sempat Antar Anak ke Penitipan
Warga bernama Kadek Agustian (36) mengakhiri hidup dengan gantung diri di pintu ruang tengah Perumahan Alam Kampak, Kelurahan Tua Tunu, Pangkalpinang.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Seorang warga bernama Kadek Agustian (36) mengakhiri hidup dengan gantung diri di pintu ruang tengah Perumahan Alam Kampak, Kelurahan Tua Tunu, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang.
Sebelum mengakhiri hidupnya, Kadek masih sempat mengantarkan anaknya ke tempat penitipan anak dan berangkat kerja ke kantor.
Hal itu disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Pangkalpinang AKP Muhammad Riza Rahman, Selasa (15/4).
"Jadi, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat mengantar anaknya ke tempat penitipan anak sekitar pukul 07.30 WIB dan pergi kantor pukul 08.00 WIB," terang Riza.
Lalu, sekitar pukul 12.00 WIB korban pulang ke rumah dan sebelum pulang ke rumah sekitar pukul 11.30 WIB, bertemu dengan teman satu kantor di halaman parkir dan korban bermain handphone.
"Korban sempat bertemu dengan teman satu kantornya bernama M Tegi sebelum pulang ke rumah, terus sekitar pukul 14.15 WIB, istri korban pulang ke rumah dan memanggil korban tapi tidak ada jawaban. Lalu, istri korban melihat ke arah dalam rumah dan kondisi korban sudah dalam keadaan tergantung di pintu ruang tamu," ujarnya.
"Istri korban pun keluar rumah dan minta tolong warga sekitar, warga langsung menghubungi ketua RT setempat hingga datang anggota dari Polsek Gerunggang dan Inafiz dari Polresta Pangkalpinang guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah," kata Riza.
Lebih lanjut Riza menyebut, setelah dilakukan olah TKP dan ditemukan barang bukti berupa kain panjang warna ungu dan satu kursi yang digunakan korban untuk gantung diri.
"Sampai saat ini belum diketahui pasti motif korban gantung diri, akan tetapi berdasarkan keterangan dari rekan kerja korban dan tetangga sekitar rumah korban, korban sering bermain handphone seorang diri. Jenazah sudah dibawa ke rumah sakit, istri korban menolak untuk dilakukan otopsi, dengan dibuatkan surat pernyataan penolakan otopsi dari anggota Reskrim," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Tua Tunu, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung dihebohkan dengan penemuan seorang warga yang tewas diduga akibat gantung diri pada Selasa (15/4) sore.
Kabar meninggalnya korban dengan cara tragis itu cepat menyebar, sehingga membuat warga sekitar berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian di salah satu rumah di kawasan Tua Tunu.
Hingga pukul 15.50 WIB, aparat kepolisian dari Polsek Gerunggang dan Polresta Pangkalpinang masih berada di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah. (v1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/MASUK-MOBIL-AMBULANS-Jenazah-warga-Perumahan.jpg)