Berita Bangka Selatan
Pemkab Bangka Selatan Percepat Pelantikan Rekrutmen ASN, Rori: Target Akhir April 2025
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bakal mempercepat proses pelantikan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) tahun anggaran 2024.
TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bakal mempercepat proses pelantikan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) tahun anggaran 2024. Ditargetkan pelantikan dan pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) akan dilaksanakan paling cepat pada akhir April 2025.
Kepala Bidang Pengadaan, Mutasi dan Promosi Kepegawaian Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka Selatan, Rori Windrasari Safitri mengatakan, saat ini pihaknya tengah berupaya mempercepat pelantikan peserta rekrutmen ASN. Dijadwalkan pelantikan CPNS maupun PPPK dilakukan secara serentak pada bulan April 2025 ini. Proses pelantikan direncanakan turut menyesuaikan jadwal dan agenda dari Bupati serta Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid dan Debby Vita Dewi.
"Insya Allah pelantikan dilakukan secara serentak baik itu PPPK maupun CPNS. Kami targetkan pada tanggal 28 April 2025 sudah dilantik," kata Rori Windrasari, Rabu (16/4).
Rori Windrasari membeberkan hingga pertengahan April 2025 rekrutmen CPNS dan PPPK telah masuk ke dalam tahapan pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Khusus untuk 19 formasi CPNS semuanya telah disetujui untuk pertimbangan teknis atau Pertek NIP. Jumlah itu diperuntukkan bagi 18 formasi tenaga teknis dan satu formasi tenaga kesehatan.
Sementara untuk rekrutmen PPPK tahap pertama terdapat sebanyak 808 orang pelamar diusulkan penetapan NIP setelah satu orang pelamar tenaga teknis mengundurkan diri. Dengan begitu rincian sebanyak 701 orang pelamar tenaga teknis, 54 orang pelamar tenaga kesehatan dan 53 orang pelamar tenaga kependidikan. Dari jumlah tersebut baru 804 Pertek NIP PPPK yang telah disetujui oleh BKN.
"Masih ada empat orang pelamar perlu dilakukan perbaikan. Sudah kami lakukan perbaikan pada Jumat (11/4) kemarin," jelas Rori Windrasari.
Adapun rekrutmen ASN tahun anggaran 2024 disediakan sebanyak 995 formasi CPNS dan PPPK. Khusus CPNS dari 20 formasi hanya terisi 19 formasi, satu formasi untuk tenaga teknis bagi penyandang disabilitas tidak terisi. Hal ini lantaran tidak adanya pelamar CPNS untuk formasi tersebut. Sedangkan PPPK disediakan 975 alokasi formasi.
Paling banyak untuk pemenuhan rumpun jabatan tenaga teknis dengan 745 formasi. Disusul 133 formasi tenaga kesehatan dan 97 formasi tenaga kependidikan atau guru. Dari keseluruhan formasi PPPK baru terisi sebanyak 808 orang pelamar pada tahap pertama. Untuk sisa sebanyak 167 formasi akan dilakukan pemenuhan pada rekrutmen PPPK tahap kedua. "Untuk rekrutmen PPPK tahap kedua saat ini masih berproses," sebutnya.
Kendati demikian kata Rori Windrasari BPSDMD terus mengebut proses pelantikan ASN. Apalagi kini pihaknya telah mulai melakukan pencetakan Surat Keputusan (SK) pengangkatan ASN.
Dirinya optimistis pelantikan ASN dapat sesuai dengan target dan jadwal yang telah ditetapkan. Oleh karena itu para pelamar dinyatakan lulus seleksi diminta untuk segera mempersiapkan diri.
"Pak Bupati menginginkan usai pelantikan berlangsung, CPNS maupun PPPK langsung mendapatkan dan menerima SK pengangkatan," ujar Rori Windrasari. (u1)
Tunggu Instruksi BKN
PEMERINTAH Kabupaten Bangka Selatan memastikan belum akan melaksanakan tes kompetensi untuk penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap kedua. Tes kemungkinan baru akan dilakukan setelah tersedianya anggaran pada tahun 2025 ini. Mengingat saat ini pemerintah pusat maupun daerah tengah melakukan efisiensi anggaran.
Kepala Bidang Pengadaan, Mutasi dan Promosi Kepegawaian Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka Selatan, Rori Windrasari Safitri mengatakan, hingga kini pihaknya masih menunggu instruksi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Terutama untuk pelaksanaan seleksi kompetensi rekrutmen PPPK tahap kedua. Sampai sekarang belum ada keterangan dari Panitia seleksi nasional (Panselnas) yang menunjukkan dibukanya tahapan seleksi PPPK tahap kedua.
"Karena BKN saat ini mereka belum ada anggaran untuk pelaksanaan titik lokasi seleksi kompetensi," kata Rori Windrasari, Rabu (15/4).
Diakui Rori Windrasari, beberapa waktu lalu BKPSDMD telah dihubungi oleh pihak BKN guna melaksanakan seleksi kompetensi PPPK tahap kedua. Seperti diketahui sebelumnya Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melakukan seleksi kompetensi PPPK tahap pertama dengan titik lokasi mandiri. Pelaksanaan tes berbasis komputer tersebut dilakukan di gedung Diklat BKPSDMD setempat.
| Hari Keenam Pencarian Warga Diduga Diserang Buaya, Basarnas Kerahkan Drone Thermal |
|
|---|
| Jaga Stabilitas Fiskal Daerah, TPP ASN Bangka Selatan Dipotong 30 Persen |
|
|---|
| DLH Batasi Penggunaan Kantong Sekali Pakai |
|
|---|
| Dorong Layanan Terpadu hingga Desa, Pemkab Bangka Selatan Maksimalkan 122 Posyandu |
|
|---|
| Hari Keempat Pencarian Warga Hilang di Sungai Nyireh, Tim SAR Andalkan Alat Khusus CAPE |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250107-Kabid-Pengadaan-Mutasi-SDM-Rori-Windrasari-Safitri.jpg)