Kabar Pangkalpinang
Akademisi Sebut Jasa Ekspedisi dan UMKM Berperan Memajukan Perekonomian
Jasa ekspedisi memegang peranan penting sebagai penghubung logistik yang dapat membantu UMKM menjangkau pasar yang lebih luas.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Dosen Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung (UBB) Ryan Daddy Setyawan menilai peran UMKM dan jasa ekspedisi dalam memajukan perekonomian Indonesia tidak bisa dipisahkan.
Menurutnya, jasa ekspedisi memegang peranan penting sebagai penghubung logistik yang dapat membantu UMKM menjangkau pasar yang lebih luas di luar wilayah lokal, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pelaku UMKM dan ekspedisi adalah dua hal yang saling membutuhkan sehingga kemajuan salah satu pihak akan membantu yang lain untuk berkembang juga. Dengan memilih mitra ekspedisi yang tepat, UMKM dapat lebih mudah berkembang dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
"Ekspedisi memungkinkan UMKM menjangkau konsumen di luar wilayah lokal, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dengan pengiriman yang cepat dan terjangkau, UMKM dapat melayani lebih banyak pelanggan tanpa harus membuka cabang fisik," ujar Ryan, Rabu (27/11).
Kolaborasi antara UMKM dan jasa ekspedisi tidak hanya menciptakan hubungan saling menguntungkan, tetapi juga membuka peluang untuk bersaing di pasar global.
Di sisi lain, ekspedisi dapat memperkuat posisinya dengan menawarkan rute pengiriman efisien, tarif bersaing, dan layanan edukasi logistik untuk pelaku UMKM.
Untuk terus bertumbuh dan tidak tergantikan, kata Ryan pelaku UMKM dan ekspedisi dapat melakukan inovasi yang dapat mempertahakan eksistensinya masing-masing. Dengan begitu, tidak ada celah untuk konsumen berpaling dari pelayanan yang sudah diberikan.
Inovasi yang dilakukan oleh pelaku UMKM dapat berupa pengembangan produk yang berdaya saing dengan ciri khas lokal, misalnya makanan tradisional, kerajinan tangan atau bahan alami yang mengangkat nilai budaya Indonesia. Sertifikasi mutu seperti BPOM, halal, atau organik juga menjadi elemen penting untuk menembus pasar internasional.
Tak hanya itu, peningkatan kualitas layanan pelanggan juga perlu diperhatikan. Pelaku UMKM dapat menyediakan platform komunikasi cepat untuk melayani pelanggan, seperti chatbot atau hotline 24/7 dan berikan garansi pengembalian produk jika ada kerusakan atau ketidaksesuaian.
"Program kemitraan juga perlu dilakukan oleh ekspedisi, sehingga dapat menawarkan paket promosi bersama UMKM, seperti diskon ongkir untuk produk tertentu. Serta program pelatihan bagi UMKM tentang cara menyiapkan barang untuk ekspor. Program itu dapat berupa workshop atau seminar tentang logistik internasional untuk UMKM, sehingga membuka jalur komunikasi langsung untuk konsultasi pengiriman, khususnya bagi pemula," tuturnya.
Ryan menyebut, kehadiran platform e-commerce juga menjadi penggerak utama dalam ekosistem UMKM dan ekspedisi. Kemitraan dengan platform ini mempermudah proses penjualan hingga pengiriman produk, sehingga UMKM dapat fokus pada pengembangan dan pemasaran produk.
Ryan menyoroti inovasi berbasis digital, seperti pemasaran melalui video pendek di media sosial, menjadi cara efektif untuk menarik minat konsumen global.
"Consumer behaviour sekarang lebih banyak menunjukan ke arah online shopping. Selain mudah dalam menjangkau produk yang ingin dibeli, konsumen juga dimanjakan dengan layanan ekspedisi. Konsumen hanya tinggal duduk santai dan produk yang diinginkan dalam beberapa waktu dapat segera tiba di tangan konsumen," ucapnya. (t3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Dosen-Program-Studi-Bisnis-Digital-Fakultas-Ekonomi-UBB-Ryand-Daddy-Setyawan.jpg)