Senin, 20 April 2026

Berita Bangka Barat

Kapolsek Mentok Gencarkan Silaturahmi ke Pondok Pesantren

Kapolsek Mentok, Iptu Rusdi Yunial beserta jajaran melaksanakan silaturahmi dan edukasi di Pondok Pesantren Sunanul Huda, Kelurahan Keranggan.

IST/Polsek Mentok
KUNJUNGAN KE PONPES -- Kapolsek Mentok Iptu Rusdi Yunial, beserta jajaran, menggelar kegiatan silaturahmi dan edukasi di Pondok Pesantren Sunanul Huda, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Mentok, Rabu (28/5/2025). 

MENTOK, BABEL NEWS - Kapolsek Mentok, Iptu Rusdi Yunial beserta jajaran melaksanakan silaturahmi dan edukasi di Pondok Pesantren Sunanul Huda, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Mentok, Bangka Barat, Rabu (28/5). Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Ponpes Ustaz Arsyi, personel Polsek Mentok, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung, dan para santri. 

Rusdi Yunial mengatakan, kegiatan dilaksanakan dengan tujuan membangun komunikasi yang baik antara aparat kepolisian dengan pengurus dan santri ponpes. Ia menyampaikan, edukasi penting terkait pencegahan kejahatan seksual dan peran santri dalam menjaga lingkungan yang aman dan bermartabat.

Menurutnya, perlu upaya preventif Polri dalam membentengi generasi muda dari potensi ancaman kejahatan, khususnya di lingkungan pendidikan. "Polisi bukan hanya hadir saat ada masalah, tetapi juga hadir untuk mencegah. Kami ingin membangun kesadaran dan kepedulian bersama agar lingkungan ponpes menjadi tempat yang benar-benar aman dan nyaman bagi santri untuk belajar dan mengaji," kata Rusdi Yunial, Jumat (30/5).

Dirinya mengajak para santri dan pengurus untuk tidak segan melaporkan jika mengetahui atau mengalami tindak kekerasan, perundungan, atau pelecehan. "Pencegahan dimulai dari edukasi. Mari jaga lingkungan pesantren dari segala bentuk gangguan kamtibmas, termasuk kejahatan seksual yang dapat merusak masa depan generasi muda," ujarnya.

Ia menegaskan, kepolisian akan terus membangun pendekatan humanis dan proaktif di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pesantren. "Ini bagian dari implementasi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Mencegah kejahatan seksual di lingkungan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, dan Polri hadir untuk memfasilitasi ruang edukasi itu," katanya. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved