Senin, 20 April 2026

Berita Bangka Selatan

Penjualan Hewan Kurban di Bangka Selatan Mulai Meningkat

Sejumlah peternak lokal di Kota Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, mulai ketiban untung dari penjualan hewan kurban.

Bangkapos.com/Cepi Marlianto
PETERNAK HEWAN KURBAN - Bang Dodo, seorang peternak sapi di Kota Toboali, Bangka Selatan ketika memberi pakan hewan ternaknya, Minggu (1/6/2025). Menjelang Hari Raya Idul Adha permintaan hewan kurban di kandang miliknya terus mengalami peningkatan. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Sejumlah peternak lokal di Kota Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, mulai ketiban untung dari penjualan hewan kurban. Menjelang hari raya Iduladha tahun 2025, permintaan hewan kurban mengalami peningkatan.  Peternak sapi lokal lokal menerima pesanan yang terus berdatangan. 

Penjual hewan kurban, Widodo Haji Munari mengakui, memasuki hari raya Iduladha 1446 hijriah permintaan hewan kurban mengalami lonjakan signifikan sebesar 40 persen jika dibandingkan dengan tahun kemarin. Meningkatnya permintaan hewan kurban dirinya rasakan sudah hampir tiga pekan terakhir sebelum hari H.

"Alhamdulillah jika dibandingkan dengan tahun 2024 lalu daya beli masyarakat lebih banyak tahun ini," kata Widodo, Minggu (1/6).

Menurutnya, pada momentum Idulaha tahun 2024, dirinya hanya mampu menjual 14 ekor hewan kurban, sembilan ekor di antaranya merupakan sapi. Sedangkan pada tahun 2025 ini sudah terjual sebanyak 16 ekor sapi dan diprediksi akan terus meningkat. Kondisi ini diakuinya tak terlepas dari menggeliatnya perekonomian masyarakat.

Seperti harga komoditas timah dan kelapa sawit yang mengalami kenaikan, imbasnya daya beli masyarakat bertambah. Belum lagi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) serta penyakit lainnya yang telah berhasil dieliminasi lewat vaksinasi. 

Sapi-sapi yang dijual merupakan sapi yang telah memenuhi syarat sebagai hewan kurban. Kondisi ini membuat kepercayaan masyarakat untuk membeli hewan kurban terus bertambah setiap harinya. "Alhamdulillah sapi-sapi di kandang saya sudah rutin dilakukan pemeriksaan. Termasuk vaksinasi PMK," jelas Dodo, sapaan akrabnya.

Di kandang miliknya, terdapat dua jenis sapi yang dijual yakni sapi Madura dan sapi Bali dengan harga yang bervariasi sesuai bobot dan ukuran. Namun rata-rata harganya dibanderol paling murah Rp19 juta dan paling mahal Rp28 juta. Dari dua jenis sapi, yang paling banyak diminati masyarakat yaitu sapi Madura. Dikarenakan kualitas daging lebih bagus dan tampilan fisik terlihat lebih gagah.

Sedangkan jenis sapi Bali memiliki karakteristik lebih pendek dan gemuk. Selain itu, permintaan hewan kurban kambing sejauh masih dalam kategori standar. Berdasarkan pengalamannya permintaan kambing baru akan melonjak signifikan pada H-5 atau H-4 Iduladha. "Untuk harga jual kambing kami jual sesuai dengan berat, ukuran dan jenis kambing mulai dari Rp3 juta hingga Rp5 juta," ujarnya.

Ia bersyukur tidak ada hewan yang terkena penyakit. Perawatan hewan di kandangnya juga cukup mudah. Ia berharap tahun ini bisa melampaui angka penjualan tahun lalu. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved