Berita Bangka Selatan
Pemkab Bangka Selatan Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan meminta masyarakat di wilayahnya agar lebih waspada terhadap tindak pidana penipuan.
TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan meminta masyarakat di wilayahnya agar lebih waspada terhadap tindak pidana penipuan. Khususnya modus penipuan yang memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial atau artificial intelligence alias AI seperti deepfake. Di mana pelaku menciptakan konten video, foto atau audio yang terlihat sangat nyata.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangka Selatan, Yuri Siswanto mengatakan, di tengah era digitalisasi saat ini masyarakat harus lebih waspada terhadap maraknya modus penipuan.
Terutama melalui telepon dan video call WhatsApp yang belakangan ini semakin sering terjadi. Bahkan kasus penipuan menggunakan kecerdasan AI telah dianggap meresahkan. "Karena tidak sedikit masyarakat yang menjadi korban penipuan dengan modus tersebut," kata Yuri Siswanto, Jumat (11/7).
Yuri Siswanto berujar para pelaku kejahatan siber kini kerap menyasar warga dengan menghubungi mereka melalui nomor tak dikenal, baik melalui panggilan suara maupun video call. Pelaku tak segan menggunakan foto profil meyakinkan seperti berseragam instansi atau mengatasnamakan lembaga tertentu untuk menipu korban. Pelaku biasanya mengaku dari instansi resmi atau lembaga penegak hukum.
Baca juga: Satu Orang Meninggal Dunia, DBD Tembus 93 Kasus di Bangka Selatan Tahun 2025
Kemudian menakut-nakuti korban dengan ancaman pemblokiran rekening. Dengan tuduhan terlibat kasus hukum atau justru menjanjikan hadiah besar agar korban lengah. Modus ini bertujuan untuk mengelabui korban agar menyerahkan data pribadi, termasuk kode On-Time Password (OTP) hingga mentransfer sejumlah uang kepada pelaku. Oleh karena itu, penting masyarakat agar senantiasa waspada.
"Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap panggilan dari nomor yang tidak dikenal," sebut Yuri Siswanto.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan telah membentuk tim tanggap insiden siber. Pembentukan dilakukan bersamaan dengan lima daerah lainnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Tujuan dibentuknya TTIS guna melakukan penanganan insiden siber baik bersifat preventif maupun kuratif. Dengan adanya TTIS di setiap instansi pemerintah bisa respon terhadap insiden siber dapat dilakukan lebih cepat, efektif dan terkoordinasi.
"Pembentukan TTIS ini menjadi sangat penting dalam memastikan bahwa data dan informasi masyarakat yang tersimpan dalam sistem tetap aman," ucap Yuri Siswanto. (u1)
| Dorong Layanan Terpadu hingga Desa, Pemkab Bangka Selatan Maksimalkan 122 Posyandu |
|
|---|
| Hari Keempat Pencarian Warga Hilang di Sungai Nyireh, Tim SAR Andalkan Alat Khusus CAPE |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Perkuat Peran Posbankum |
|
|---|
| Hadapi Penilaian Adipura 2026, Bangka Selatan Perkuat Sinergi Lintas OPD dalam Pengelolaan Sampah |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Usulkan Sumur Bor ke Kementan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250602-Plt-KadisKomdan-Infor-Bangka-Selatan-Yuri-Siswanto.jpg)