Selasa, 21 April 2026

Berita Belitung Timur

BKKBN Sukses Gelar Wisuda Sekolah Lansia di Pulau Belitung

BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sukses menggelar Wisuda Sekolah Lansia (SIDAYA) di Gedung Pertemuan Harsono Hasan.

Posbelitung.co/Yunita Karisma Putri
SEKOLAH LANSIA - Para wisudawan sekolah lansia foto bersama usai prosesi wisuda di Gedung Pertemuan Harsono Hasan, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu (23/7/2025). 

KELAPA KAMPIT, BABEL NEWS - BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sukses menggelar Wisuda Sekolah Lansia (SIDAYA) yang berlangsung di Gedung Pertemuan Harsono Hasan, Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, pada Rabu (23/7).

Sebanyak 45 wisudawan lansia dari seluruh Pulau Belitung menggunakan seragam lengkap dengan toganya tampak begitu antusias. Program Sekolah Lansia ini merupakan inovasi edukasi kesehatan, psikososial, spiritual, dan keterampilan agar lansia tetap produktif dan mandiri.

"Sekolah lansia ini kami galakkan agar lansia tetap produktif dan mandiri, dan wisuda ini sebagai apresiasi dan penghargaan bagi para lansia yang sudah menyelesaikan proses pembelajaran," kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fazar Supriadi

Fazar Supriadi mengungkapkan, wisuda sekolah lansia ini perdana dilakukan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. "Jadi wisuda sekolah lansia ini perdana pertama kali kami adakan di Babel, kemarin minggu lalu sudah di Pulau Bangka dan hari ini di Pulau Belitung," ujarnya.

Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, telah terbentuk 7 Sekolah Lansia di 7 kabupaten/kota dengan total peserta aktif mencapai 140 lansia, yang mengikuti kurikulum dengan materi beragam materi seperti kesehatan, gizi, olahraga, pengelolaan stres, spiritualitas, dan kewirausahaan sederhana.

Para lansia ini mengikuti belajar sekolah lansia selama satu kali dalam sebulan, dengan total enam sampai dua belas kali pertemuan dalam setahun. Pendidikan lansia dibagi menjadi 3 simbol jenjang yakni ada jenjang S1 atau standar 1, untuk pengetahuan diri misalnya tentang kesehatan, gizi dan pengetahuan lainnya.

Lalu ada jenjang S2 atau Standar 2 untuk berbagi pengetahuan kepada keluarga. Terakhir ada S3 atau Standar 3 untuk membagikan manfaat lebih luas ke masyarakat.

Kehadiran sekolah lansia ini diharapkan menjadi salah satu strategi kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan lansia secara optimal dan meningkatkan produktivitas lansia dalam keluarga.

"Kami berharap lebih banyak lagi lansia-lansia di Pulau Belitung ini yang aktif mengikuti sekolah lansia. Karena tiap tahun akan kami gelar wisuda untuk mengapresiasi para lansia," ungkap Fazar Supriadi

Ia mengajak semua pihak untuk terus mendukung program lansia berdaya, karena lansia bukanlah beban, tetapi aset bangsa yang perlu kita jaga dan kita dorong untuk tetap berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045. (y1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved