Senin, 20 April 2026

Berita Bangka Barat

Bangka Barat Butuh Investor, Markus: Perbaiki Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja

Bupati Kabupaten Bangka Barat, Markus mengakui, Bangka Barat saat ini memerlukan investor untuk perbaikan ekonomi.

Bangkapos.com/Riki Pratama
Bupati Bangka Barat, Markus. 

MENTOK, BABEL NEWS - Bupati Kabupaten Bangka Barat, Markus mengakui, Bangka Barat saat ini memerlukan investor untuk perbaikan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya. "Kita ini butuh investor. Bangka Barat tidak akan maju tanpa investor. Kita berharap dan mari mendukung untuk menghadirkan di Bangka Barat. Sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat kita," kata Markus, Senin (28/7).

Diakuinya, sejauh ini, sudah ada sejumlah investor yang berminat berinvestasi di Negeri Sejiran Setason. Diharapkannya dapat berjalan dengan baik nantinya. "Karena di Bangka Barat semakin banyak, dan investor banyak datang, sudah ada beberapa yang datang untuk investasi. Tentu akan diberikan dukungan sehingga investor bekerja dengan baik dan aman," jelasnya.

Ia mengharapkan, masyarakat Bangka Barat dapat mendukung, dengan hadirnya investor dengan terus menjaga ketertiban dan keamanan di daerah. 

Sebelumnya, Kepala DPMPTSP Bangka Barat, Yuwanda Eka Putra menjelaskan, hilirisasi di tingkat Pemerintah Kabupaten Bangka Barat masih dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah produk dari berbagai sektor dan investasi. Hal ini dilakukan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi daerah, lapangan kerja baru, dan kemandirian ekonomi dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal.

Ia mengatakan, bidang hilirisasi yang bakal diwujudkan, dari bidang perkebunan dan pertanian dengan pendirian pabrik crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah. Menurutnya, pabrik CPO bakal dibangun di sejumlah daerah seperti di Desa Kacung oleh PT BTS, Simpang Ibul, dan Parittiga/Jebus.

"Kayaknya tiga pabrik bakal ada. Kita ini sesuai visi-misi bupati menyesuaikan dengan program kerja Presiden RI untuk menekankan di hilirisasi," kata Yuwanda Eka Putra.

Menurutnya, potensi hilirisasi di Bangka Barat yang dapat dilakukan, terbagi dari beberapa sektor. Seperti pertambangan, perkebunan pertanian, perikanan kelautan dan potensi sudah memiliki nama Muntok White Pepper.

"Tinggal kita dorong semua itu untuk dapat hilirisasi. Seperti di pertambangan logam tanah jarang, mengapa. Karena pajak PAD-nya banyak masuk, dapat di situ, dan sektor lainnya," katanya.

Ia menegaskan, visi-misi bupati, saat ini ingin memajukan UMKM dan ekonomi kreatif untuk dapat berkembang maju, dengan berjalanya hilirisasi di sejumlah sektor. "Kita harapkan semua dapat berjalan, seperti di Bangka Barat banyak perkebunan sawit awal ini CPO. Selanjutnya nanti, ada perusahan bio diesel pengganti solar, ada pupuk, kosmetik, obat, sabun, mudah-mudahan saja," harapnya. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved