Berita Bangka Barat
Desa Simpang Yul Alami Sinyal Internet dan Telepon Lemah, Warga Terpaksa Berpindah Desa
Suasana jalanan di Desa Simpang Yul, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, terasa hening pada Rabu (15/4) siang.
TEMPILANG, BABEL NEWS - Suasana jalanan di Desa Simpang Yul, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, terasa hening pada Rabu (15/4) siang. Keheningan desa ini seolah beriringan dengan kondisi jaringan internet dan telepon yang lambat.
Bahkan, di sejumlah titik masih terdapat blank spot. Tanpa sambungan internet sama sekali. Kondisi tersebut turut dirasakan Bangkapos.com saat berada di lokasi.
Selama satu jam berada di desa, layanan telepon dan pesan melalui WhatsApp tidak dapat digunakan di sejumlah titik. Pesan yang dikirim hanya menunjukkan tanda loading berputar. Sementara panggilan telepon gagal tersambung dengan notifikasi agar memastikan perangkat memiliki koneksi internet.
Padahal di lokasi desa, terdapat banyak fasilitas publik, dari sekolah, kantor desa, hingga Puskesdes yang memerlukan jaringan. Masalah ini ternyata telah lama dirasakan masyarakat setempat. Bahkan, sebagian warga terpaksa berpindah ke desa atau kelurahan lain hanya untuk mendapatkan sinyal.
Sekdes Desa Simpang Yul, Sarip mengatakan, kondisi buruknya sinyal di Desa Simpang Yul, telah bertahun-tahun terjadi. Akibat persoalan itu, pihak desa selalu tertinggal informasi dan lambat memberikan pelayanan ke warga melalui aplikasi di desa.
"Semenjak awal 2017 itu bagus sinyal. Parahnya dimulai tiga tahun ke belakang dari 2024, 2025 dan sekarang 2026 nambah full lelet. Kami dari desa ada aplikasi seperti Srikandi itu agak lama menunggunya. Karena pakai loading, sampai 32 menit dan apabila mati lampu terpaksa kami tunda, kecuali yang manual dan ada kadesnya," kata Sarip.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut disebabkan lemahnya sinyal dari tower sejak awal. Warga pun kerap mengeluhkan masalah jaringan tersebut. Pihak pemerintah desa berharap kondisi ini dapat segera diperbaiki agar setara dengan desa lain. Mengingat saat ini sudah memasuki era digitalisasi.
"Penyebabnya dari tower, tower yang ada sangat lemah sekali. Warga banyak mengeluh tentang sinyal ini, kami selaku pemerintah desa seperti apa baiknya, ingin seperti desa lainnya, zaman sudah tren dengan digitalisasi," katanya.
Akibat lemahnya sinyal, kata Sarip, berdampak luas ke sejumlah pelayanan di organisasi, lembaga dan intansi yang ada di Desa Simpang Yul, menjadi lambat memberikan pelayanan. "Selain sekolah, kita di instasi pemerintah, dan warga juga bermain media sosial, informasi terkendala sinyal kami agak telat. Kami di desa ingin input data, harus ke Kelurahan Kelapa, lebih dekat dari Desa Simpang Yul, kalau ke Tempilang jauh," jelasnya.
Sarip menambahkan, berbagai upaya telah mereka lakukan, untuk dapat memperbaiki jaringan sinyal yang ada di desa mereka. Satu di antaranya mengadu ke wakil rakyat di DPRD Bangka Barat. "Upaya kita, sudah rapat dengan DPRD Bangka Barat, respon baik sekali, menunggu perkembangan selanjutnya tindak lanjut kemarin. Kami ini menunggu, hasil dari rapat itu," ujarnya.
Camat Tempilang, Rusian mengatakan, di wilayah Kecamatan Tempilang masih terdapat sejumlah titik di desa-desa yang mengalami sinyal lemah. "Hal ini terlihat dari penggunaan handphone untuk telepon maupun media sosial yang masih tidak stabil, bahkan di beberapa lokasi terdapat blank spot," kata Rusian.
Ia mencontohkan, di kawasan wisata Pantai Pasir Kuning sinyal masih lemah. Begitu juga di Desa Simpang Yul, di mana beberapa dusun belum terjangkau sinyal. Kondisi serupa juga ditemukan di arah Desa Penyampak hingga Tanjung Nyiur, yang masih memiliki sejumlah titik tanpa jaringan.
Menurutnya, kebutuhan akan sinyal yang kuat saat ini sangat penting, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa untuk berbagai keperluan. Lemahnya jaringan tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas digital masyarakat, sehingga diharapkan ada upaya untuk memperkuat sinyal di wilayah tersebut.
"Kita saat ini sangat menginginkan sinyal yang jelas, baik dari anak kecil hingga dewasa, menggunakan sinyal untuk berbagai kepentingan. Jadi apabila sinyal susah sangat mengganggu aktivitas digital, harapan bisa diperkuat sinyalnya dari penyedia tower," kata Rusian.
Ia menambahkan, beberapa waktu lalu, pimpinan daerah telah memanggil pihak-pihak terkait untuk membahas penguatan sinyal di Kecamatan Tempilang. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati bersama dinas komunikasi serta stakeholder lainnya.
| Angin Kencang Rusak Atap 27 Rumah di Parittiga |
|
|---|
| Wabup Minta Pantai Pasir Kuning Bersih dari Lapak Penambang |
|
|---|
| Soroti Penataan Lingkungan Pantai Pasir Kuning Karena Tambang Laut, Camat Sudah Beri Waktu 3 Hari |
|
|---|
| Pemkab Babar Mulai Sosialisasi Proyek Pembangunan Kota Tua Mentok |
|
|---|
| Polisi Pasang Spanduk Cegah Penjarahan di Smelter Tinus Kelapa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/ilustrasi-tower.jpg)