Jumat, 10 April 2026

Kabar Pangkalpinang

Polresta Pangkalpinang Musnahkan Atribut Geng Motor hingga Sajam

Jajaran Polresta Pangkalpinang memusnahkan atribut geng motor dan senjata tajam (sajam), yang berhasil diamankan anggota Polresta Pangkalpinang.

Editor: Rusaidah
Bangkapos.com/Adi Saputra
Perwakilan geng motor ketika membakar atribut di halaman Mapolresta Pangkalpinang usai melaksanakan apel deklarasi pembubaran geng motor, Kamis (23/1). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Jajaran Polresta Pangkalpinang memusnahkan atribut geng motor dan senjata tajam (sajam), yang berhasil diamankan anggota Polresta Pangkalpinang ketika mengamankan anggota geng motor.

Pemusnahan atribut dan sajam dilakukan Kapolresta Pangkalpinang  Kombes Pol Gatot Yulianto
termasuk perwakilan anggota geng motor yang secara langsung membakar atribut di halaman Mapolresta Pangkalpinang, Kamis (23/1).

"Ayo perwakilan geng motor bawa atributnya, bentangkan dulu baru bakar tanda kalau kalian sudah keluar dari geng motor," ungkap Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Gatot Yulianto kepada anggota geng motor.

Satu persatu perwakilan anggota geng motor pun, membakar atribut seperti bendera geng motor dibakar dengan cara dimasukkan ke drum besi yang telah disediakan Polresta Pangkalpinang untuk pemusnahan atribut geng motor.

Bahkan, bukan hanya atribut saja yang dimusnahkan secara simbolis, Kapolresta Pangkalpinang memotong langsung sajam dengan mesin potong di halaman Mapolresta Pangkalpinang.

"Ada 69 sajam dari berbagai jenis yang kemarin kita amankan, hari ini kita musnahkan dengan cara dipotong-potong, termasuk atribut geng motor tadi kita juga musnahkan dengan cara dibakar langsung," jelasnya.

"Artinya dengan adanya pemusnahan atribut dan sajam ini, berarti mereka (geng motor) sudah sah membubarkan diri dan itupun mereka mendeklarasikannya dengan sukarela dan datang ke Polresta Pangkalpinang," katanya.

Setelah dimusnahkan, barang-barang tersebut dibuang dan tidak dikembalikan lagi kepada pemiliknya karena mengantisipasi geng motor mengulangi kembali perbuatannya.

Oleh sebab itu, jajaran Polresta Pangkalpinang langsung memusnahkan barang bukti sajam dan atribut geng motor supaya apa yang telah dilakukan tidak terulang kembali ke depannya nanti.

"Mudah-mudahan mereka ini memang membubarkan diri, apalagi data mereka sudah kita data dan setelah ini kita berikan untuk ikut beasiswa sekolah paket, diberikan lapangan pekerjaan agar tidak tergabung dalam geng motor lagi," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, puluhan remaja yang tergabung dalam geng motor, secara resmi mendeklarasikan pembubarkan diri dari geng motor di halaman Mapolresta Pangkalpinang.

Dalam deklarasi pembubaran geng motor tersebut pihak Polresta Pangkalpinang, menggelar apel di halaman Mapolresta dengan dipimpin Kapolresta Kombes Pol Gatot Yulianto diikuti pejabat utama anggota Polresta dan anggota geng motor.

Deklarasi pembubaran geng motor, ditandai dengan pembacaan deklarasi dipimpin perwakilan dan anggota geng motor lainnya di hadapan Kapolresta serta anggota polisi yang ikut apel.

"Alhamdulillah kita melakukan upaya-upaya penggalangan melalui Sat Intelkam Polresta Pangkalpinang, hari ini geng motor secara sukarela mendeklarasikan membubarkan diri dari geng motor," terangnya.

Diakuinya, geng motor yang telah mendeklarasikan diri membubarkan diri sebanyak 12 geng motor termasuk yang terakhir diamankan oleh jajaran Polresta Pangkalpinang.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved