Berita Bangka Barat

Tim SAR Gabungan Temukan Ojek Laut yang Sempat Hilang, Speed Lidah Hanyut hingga Perairan Jambi

Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan A (50), seorang pengemudi speed lidah yang sebelumnya dikabarkan hilang di perairan Tanjung Ular.

IST/Tim SAR.
OJEK LAUT DITEMUKAN--Ojek laut ditemukan bersama speed lidah yang digunakannya setelah terapung-apung akibat mati mesin saat hendak menjemput anggota Satgasus PT Timah di PIP Perairan Tanjung Ular, pada Kamis (26/8/2025) malam. 

MENTOK, BABEL NEWS - Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan A (50), seorang pengemudi speed lidah yang sebelumnya dikabarkan hilang di perairan Tanjung Ular, Mentok, Bangka Barat pada Selasa (26/8) malam. Korban ditemukan bersama speed lidah yang digunakannya setelah terapung-apung akibat mati mesin saat hendak menjemput anggota Satgasus PT Timah di PIP Perairan Tanjung Ular.

Informasi keberadaan korban diterima Tim SAR Gabungan dari pihak keluarga pada pukul 18.30 WIB. "Korban beserta kapalnya berhasil diselamatkan oleh nelayan yang melintas di sekitar perairan Air Itam, Jambi," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, I Made Oka Astawa, Rabu (27/8) pagi.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi sehat dan selamat, meski speed lidah yang ditumpangi mengalami kerusakan mesin. Selanjutnya, kapal korban ditarik menuju Pelabuhan Limbung.

Tim SAR kemudian segera bergerak menuju lokasi kapal penolong untuk mengawal perjalanan hingga tiba dengan selamat di Pelabuhan Limbung.

I Made Oka Astawa menyampaikan rasa syukur atas ditemukannya korban. "Alhamdulillah, semalam kita menerima informasi bahwa kapal korban sudah ditemukan oleh nelayan yang melintas di perairan Air Itam Jambi," ujarnya.

Ia menambahkan, korban ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat. "Korban dibantu kawal dan evakuasi serta kita lakukan pemeriksaan kesehatan. Setelah dipastikan aman, korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga," jelasnya.

Diakuinya, dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR gabungan resmi ditutup. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian.

"Kami, Basarnas, selalu berusaha mengoptimalkan pelayanan dan senantiasa berkoordinasi dengan stakeholder terkait maupun masyarakat," katanya.

Ia meminta kepada masyarakat yang mengetahui atau mendengar informasi situasi membahayakan jiwa manusia, segera hubungi Basarnas di 115 atau Call Center SAR Bangka Belitung di 0717-426-1338 maupun WhatsApp 0811-7810-115.

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang menerima laporan hilangnya seorang pria paruh baya di perairan Tanjung Ular, Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Korban berinisial A, laki-laki usia 50 tahun, warga Tanjung Ular, dilaporkan berangkat pada, Senin, 25 Agustus 2025 pukul 09.00 WIB.

Ia menggunakan kapal speed lidah dari Pantai Selindung menuju perairan Tanjung Ular untuk menjemput anggota Satgasus PT Timah, Tbk yang bertugas di PIP Timah.

Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, I Made Oka Astawa menjelaskan, seorang nelayan sempat bertemu dengan korban di perairan antara Tanjung Ular dan Pantai Selindung, sekitar 15 nautical mile dari bibir pantai. 

Saat itu, mesin speed lidah korban dilaporkan mati. Nelayan tersebut, sempat memberikan makanan dan minuman sebelum kembali menebar jaring. Namun, setelahnya, korban dan kapalnya tidak terlihat lagi.

Menurutnya, pada Selasa (26/8) sekitar pukul 08.00 WIB, anak korban menanyakan keberadaan ayahnya kepada para nelayan. "Setelah mendapat informasi dari saksi yang terakhir melihat korban, ia bersama warga mencoba melakukan pencarian. Namun, hasilnya nihil hingga akhirnya kejadian ini dilaporkan ke Kansar Pangkalpinang," kata I Made Oka Astawa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kansar Pangkalpinang mengirim 1 tim rescue USS Mentok ke lokasi kejadian. Pencarian dilakukan bersama unsur Satpolairud Polres Bangka Barat dan TNI AL, menggunakan Kapal RIB (Rigid Inflatable Boat) Basarnas, dengan menyisir titik terakhir korban terlihat serta berkoordinasi dengan nelayan setempat. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved