Selasa, 21 April 2026

Berita Belitung Timur

Korban Perundungan di Belitung Timur Dapat Pendampingan Terapi Psikologis 

Selain pendampingan tindak lanjut hukum dan kesehatan, pendampingan terapi psikologis juga tidak kalah penting. 

Editor: suhendri
Pos Belitung/Yunita Karisma Putri
SAMBANGI KEDIAMAN KORBAN - Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten didampingi Ketua DPRD Beltim, Fezzi Uktolseja, Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Provinsi Bangka Belitung, Imelda Handayani, dan sejumlah pimpinan OPD mengunjungi kediaman korban dugaan kasus perundungan di Manggar, Belitung Timur, Selasa (2/9/2025). 

MANGGAR, BABEL NEWS - Komnas Perlindungan Anak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkoordinasi dengan UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Belitung Timur melakukan pendampingan terapi psikologis pada kasus dugaan perundungan (bullying) yang terjadi di Manggar, Belitung Timur, belum lama ini.

Pendampingan terapi dilaksanakan bersama psikolog klinis pada Selasa (2/9/2025). 

Demikian disampaikan Ketua Komnas Perlindungan Anak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Imelda Handayani, Rabu (3/9/2025).  

Imelda mengatakan, selain pendampingan tindak lanjut hukum dan kesehatan, pendampingan terapi psikologis juga tidak kalah penting. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan UPT PPA Belitung Timur yang punya layanan psikolog untuk melakukan pendampingan terapis psikologis, mengingat korban tentu masih trauma," kata Imelda kepada Pos Belitung.

Dia menyebutkan, terapi psikologis ini tidak hanya untuk korban perundungan, namun pelaku dan sejumlah saksi kasus bullying tersebut.

Sebelumnya, viral video singkat yang merekam aksi dugaan perundungan (bullying) siswi SMP di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Minggu (31/8/2025).

Polisi tengah menangani kasus bullying ini.

Dari rekaman video memperlihatkan seorang anak perempuan berbaju warna hitam melakukan kekerasan fisik kepada anak perempuan lainnya yang berbaju kuning.

Korban dalam video itu hanya diam tanpa perlawanan.

Setelah ditelusuri, korban merupakan siswi salah satu SMP negeri di Manggar yang kini sedang duduk di bangku kelas VII.

Korban berinisial J, berusia 15 tahun.

Adapun terduga pelaku utama adalah teman satu sekolah dengan J. Dalam dugaan perundungan itu, ia dibantu temannya dari sekolah lain.

Imelda mengaku miris dengan kejadian yang menghebohkan masyarakat Belitung Timur tersebut.

 Ia pun meminta seluruh anak yang terlibat dalam kasus itu diberikan pendampingan.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved