Rabu, 22 April 2026

Berita Belitung Timur

Polisi Sudah Periksa Enam Anak Terkait Dugaan Perundungan di Belitung Timur

Kepolisian Resor Belitung Timur telah memeriksa enam anak terkait kasus dugaan perundungan terhadap seorang siswa perempuan di Manggar

Editor: suhendri
Pos Belitung
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Belitung Timur, AKP Ryo Guntur Triatmoko. 

MANGGAR, BABEL NEWS - Kepolisian Resor Belitung Timur telah memeriksa enam anak terkait kasus dugaan perundungan terhadap seorang siswa perempuan di Manggar, beberapa waktu lalu.

Keenam anak yang diperiksa masing-masing berinisial M, N, F, S, G, dan W.

"Enam anak yang sudah kami periksa itu di antaranya dua terlapor dan empat anak menjadi saksi," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Belitung Timur AKP Ryo Guntur Triatmoko kepada Pos Belitung, Jumat (5/9/2025).

Pihaknya, kata Ryo, sedang menunggu hasil visum korban dan pemeriksaan psikolog klinis.

"Bila dua alat bukti terpenuhi, maka kita anak naik ke penyidikan dan penetapan tersangka," ujarnya.

Lebih lanjut, Ryo berharap perundungan atau bullying tidak terjadi lagi di Kabupaten Belitung Timur.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak segan melapor jika melihat atau mengalami tindakan bullying.

"Masyarakat Belitung Timur jangan takut melapor jika melihat bahkan sampai mengalami kekerasan bullying. Bisa melapor ke kami pihak kepolisian, ke hotline UPT PPA Belitung Timur atau ke Komnas PA," kata Ryo.

Sebelumnya, viral video singkat yang merekam aksi dugaan perundungan (bullying) siswi SMP di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Minggu (31/8/2025).

Polisi tengah menangani kasus bullying ini.

Dari rekaman video memperlihatkan seorang anak perempuan berbaju warna hitam melakukan kekerasan fisik kepada anak perempuan lainnya yang berbaju kuning.

Korban dalam video itu hanya diam tanpa perlawanan.

Setelah ditelusuri, korban merupakan siswi salah satu SMP negeri di Manggar yang kini sedang duduk di bangku kelas VII.

Korban berinisial J, berusia 15 tahun.

Adapun terduga pelaku utama adalah teman satu sekolah dengan J.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved