NAMANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berupaya meningkatkan produksi padi lokal, untuk menjaga ketahanan pangan di tengah masyarakat. Saat ini wilayahnya memiliki potensi besar melalui tersedianya lahan pertanian, khususnya untuk jenis tanaman padi.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengakui, selain area persawahan di wilayah Desa Namang dan Belilik, pihaknya terus mengembangkan penanaman varietas padi gogo di beberapa wilayah. "Khsusus kami di Bangka Tengah kami ada Namang dan Belilik, gabungan dari dua desa ini kurang lebih ada 72 hektare yang siap kami garap. Ditambah lagi dengan posisi padi gogo di Pangkalraya," ujar Algafry Rahman, Selasa (9/9).
Algafry Rahman mengatakan, saat ini pengembangan varietas padi gogo di Pangkalraya telah mendapatkan dukungan dari pihak Bank Indonesia dalam betuk pengadaan alat-alat pertanian. "Alhamdulillah saya berterima kasih pada Bank Indonesia, kemarin sudah menyediakan mesin pencacah padi gogo di Pangkalraya. Jadi otomatis bukan hanya padi sawah, tapi juga padi gogo yang kami kembangkan untuk ketahanan pangan ini," tambahnya.
Menurutnya, pengembangan padi gogo itu akan terus dikebut karena memiliki keunggulan tidak memerlukan sumber air yang besar ketika masa penanaman. "Sehingga lahan yang tadinya hampa, kosong, bisa dimanfaatkan oleh teman-teman petani untuk memanam padi gogo seperti yang ada di Pangkalraya," jelasnya. (w4)