Rabu, 29 April 2026

Berita Belitung Timur

Tinjau Pangkalan Gas di Manggar, Kamarudin Muten: Belitung Timur Harus Punya SPBG

Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten melakukan peninjauan langsung ke sejumlah pangkalan gas elpiji tiga kilogram di Kecamatan Manggar.

Tayang:
Posbelitung.co/Yunita Karisma Putri
PENINJAUAN GAS - Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, bersama Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, dan Kepala Bagian Perekonomian, Pembangunan dan SDA Belitung Timur, Setda Belitung Timur, Tri Astuti Ramadhani Haliza, sedang melakukan peninjauan gas elpiji tiga kilogram ke pangkalan gas di Manggar, Belitung Timur, Jumat (12/9/2025). 

MANGGAR, BABEL NEWS - Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten melakukan peninjauan langsung ke sejumlah pangkalan gas elpiji tiga kilogram di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, pada Jumat (12/9). Peninjauan ini sebagai tindak lanjut atas keluhan warga dan bertujuan memastikan ketersediaan gas melon yang belakangan sulit diperoleh. 

Tak sendiri, Kamarudin Muten turut didampingi Ketua DPRD, Fezzi Uktolseja, Kasi Intel Kejari, Bayu Utomo, Kepala Bagian Perekonomian, Pembangunan dan SDA Setda Belitung Timur, Tri Astuti Ramadhani Haliza, jajaran Reskrim Polres Beltim, serta perwakilan Pertamina.

Kamarudin Muten mengakui, akan mendatangkan investor untuk membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) di wilayah Belitung Timur. "Selama ini pasokan gas untuk masyarakat Belitung Timur masih bergantung dari Tanjungpandan. Akibatnya, ketika distribusi terlambat, masyarakat pasti kesulitan. Jadi saya akan datangkan investor dan kita bersama-sama akan upayakan SPBG dibangun di Belitung Timur, supaya pasokan lebih lancar dan masyarakat tenang," ujar Kamarudin Muten.

Menurutnya, keberadaan SPBG di Belitung Timur akan menjadi solusi dalam mengatasi keterlambatan gas. "Kalau kita punya SPBG sendiri, masyarakat tidak lagi khawatir kehabisan gas melon. Apalagi yang usaha kecil menengah jadi pasti terbantu, karena selama ini mereka sangat bergantung pada gas," jelasnya.

Sembari menunggu terbangunnya SPBG, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur berkomitmen menjalin koordinasi dengan DPRD, aparat penegak hukum, dan Pertamina untuk terus memastikan distribusi gas berjalan lancar. 

Dirinya juga akan memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turun langsung mengawasi jalannya distribusi di sejumlah pangkalan gas di wilayah Belitung Timur

"Satpol PP akan kita libatkan agar proses distribusi benar-benar sesuai aturan. Kita tidak ingin ada penyelewengan, penimbunan, atau permainan harga yang merugikan masyarakat," ucap Kamarudin Muten.

Ia menambahkan, krisis gas bukan hanya menyulitkan kebutuhan rumah tangga, tetapi juga sangat berdampak pada keberlangsungan usaha kecil menengah. "Bagi UKM, gas adalah kebutuhan vital. Kalau suplai terganggu, otomatis roda usaha mereka juga ikut tersendat. Karena itu pengawasan distribusi harus diperketat," ujarnya.

Kamarudin Muten menyebutkan bahwa pemerintah daerah juga tengah menyiapkan solusi permanen untuk persoalan gas ini, yakni dengan mendorong pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) di Belitung Timur.

"Sejauh ini kita masih bergantung pasokan dari Tanjungpandan. Akibatnya, jika ada keterlambatan, masyarakat kita yang paling dirugikan. Kalau SPBG berdiri di Belitung Timur suplai lebih lancar dan masyarakat tak perlu lagi was-was," jelasnya.

Ia juga berharap dengan kombinasi pengawasan jangka pendek oleh Satpol PP dan realisasi SPBG sebagai solusi jangka panjang, persoalan kelangkaan gas melon dapat teratasi secara menyeluruh. (y1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved