Selasa, 28 April 2026

Berita Pangkalpinang

BPBD Bangka Belitung Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi

Jika membutuhkan respons cepat terkait kebencanaan, masyarakat dapat menghubungi call center BPBD Provinsi Babel di nomor 08117818600.

Tayang:
Editor: suhendri
Bangka Pos/Adi Saputra
BANJIR - Jalan dan rumah warga di Kelurahan Pintu Air, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, terendam air akibat luapan kolong retensi dan air laut pasang, Senin (21/4/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Sebelumnya, Senin (21/4/2025) siang, hujan deras juga mengguyur Pangkalpinang yang mengakibatkan banjir di sejumlah titik. 

Peluang curah hujan di atas 100 mm/bulan masih cukup tinggi, mencapai 70-90 persen, sedangkan peluang curah hujan di atas 150 mm/bulan berada pada tingkat menengah hingga tinggi, yakni 60-80 persen.

Perubahan musim tersebut turut dipengaruhi oleh fenomena global dan regional. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menjelaskan anomali suhu panas di bawah permukaan laut Samudra Pasifik bagian barat dan tengah mendorong naiknya anomali suhu dingin di wilayah Pasifik timur.

Massa air dingin masih bertahan di kedalaman 50-200 meter di Pasifik tengah-timur.

Sementara itu, monsun Asia terpantau tidak aktif pada dasarian III Agustus dan diprediksi tetap tidak aktif sepanjang September 2025.

Sebaliknya, monsun Australia masih aktif sesuai pola klimatologisnya hingga dasarian III September.

"Pada awal dasarian III Agustus 2025, MJO (Madden Julian Oscillation) sempat aktif di Fase 3 Samudra Hindia, namun diprediksi tidak aktif untuk dasarian berikutnya. Secara spasial, gelombang Rossby ekuatorial diperkirakan aktif di wilayah Kalimantan dan Sulawesi pada awal September," ujar Ambinari Rachmi Putri.

Fenomena peralihan musim ini juga dirasakan langsung masyarakat Bangka Belitung.

Di Kota Pangkalpinang dan sekitarnya, misalnya, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat kerap turun mendadak dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi cuaca pun berubah cepat.

Pagi hingga siang hari terasa panas terik, namun menjelang sore hujan lebat mengguyur sehingga suhu udara turun signifikan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama periode peralihan musim ini, termasuk hujan deras yang disertai angin kencang maupun petir. (riz)

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved