Rabu, 22 April 2026

Berita Bangka Tengah

249 Pekerja Perkebunan Sawit Dapat Jaminan BPJS Ketenagakerjaan

Sebanyak 249 pekerja rentan di Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah, resmi mendapatkan jaminan sosial melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Istimewa/ dok Bpjs Ketenagakerjaan Pangkalpinang
JAMINAN SOSIAL - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah meluncurkan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 630 pekerja rentan sektor perkebunan kelapa sawit melalui skema Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit tahun 2025. 

LUBUK BESAR, BABEL NEWS - Sebanyak 249 pekerja rentan di Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah, resmi mendapatkan jaminan sosial melalui program BPJS Ketenagakerjaan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan, hadirnya jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja di sektor perkebunan sawit itu merupakan upaya untuk memberikan perlindungan para pekerja sektor non-formal.

Diakuinya, sebagai bentuk dukungan dalam program ini, pihaknya bersama BPJS akan memfasilitasi pembayaran iuran bulanan 630 pekerja rentan di seluruh wilayah Bangka Tengah. "Alhamdulillah, kita bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan bagi pekerja perkebunan sawit selama enam bulan mulai Agustus 2025 hingga Januari 2026. Setelah itu, diharapkan masyarakat atau pekerja dapat membayar secara mandiri sebesar Rp16.800 per bulan atau Rp560 per hari," ujar Algafry Rahman, Jumat (19/9).

Menurut Algafry Rahman, pekerja sektor kelapa sawit menjadi salah satu prioritas karena komoditas ini menjadi salah satu hasil perkebunan unggulan di Bangka Tengah. Terlebih lagi saat ini hasil perkebunan sawit telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) melalui dana bagi hasil.

"Sudah sepatutnya hasil yang diperoleh dikembalikan untuk kesejahteraan para pekerja yang menjadi tulang punggung industri perkebunan sawit," katanya.

Ia juga mengajak pengusaha dan pengelola perkebunan untuk terus mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan serta menjadi mitra strategis dalam peningkatan kesejahteraan. "Launching ini bukan akhir perjuangan, melainkan awal dari komitmen yang lebih besar untuk terus berinovasi dalam program kesejahteraan masyarakat," kata Algafry Rahman. (w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved