Selasa, 21 April 2026

Berita Bangka Tengah

Masyarakat Desa Guntung Dapat Pelatihan Budi Daya Kepiting

Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB University) memberikan pelatihan seputar implementasi Smart Sea Farming pada masyarakat Desa Guntung.

istimewa
FOTO BERSAMA - Para pemateri dan peserta saat berfoto bersama dalam pelatihan seputar implementasi Smart Sea Farming dari Dosen IPB kepada masyarakat Desa Guntung, Kecamatan Koba, Bangka Tengah, Sabtu (20/9). 

KOBA, BABEL NEWS - Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB University) memberikan pelatihan seputar implementasi Smart Sea Farming pada masyarakat Desa Guntung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah. Pelatihan tersebut berisi tatat cara pembudidaya kepiting bakau berbasis apartemen untuk kepiting itu sendiri.

Agenda pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dikemas melalui program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) IPB ini, bertujuan menyebarkan inovasi dan hasil penelitian Dosen IPB University ke desa-desa yang memiliki ikatan personal dengan dosen tersebut.

Ketua Tim Peneliti IPB, Profesor Tridoyo Kusumastanto menyampaikan, pihaknya ingin memberikan dampak kepada masyarakat melalui adanya inovasi di bidang perikanan. Menurutnya, hal itu merupakan bagian usaha dari IPB untuk memberikan kontribusi nyata dalam bentuk ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) yang siap diimplementasikan di masyarakat. 

"Inovasi yang sudah kita lakukan tahun lalu yaitu mengembangkan budi daya remangok di kawasan Bangka Belitung. Khusus di Bangka Tengah, kita ingin memberikan suatu contoh membudidayakan sejak pemijahan sampai membesarkan, produknya bisa kepiting soka atau pembesaran (remangok, red)," ujar Tridoyo dalam rilisnya, Selasa (23/9).

Ia menjelaskan, melalui inovasi yang disampaikan dalam pelatihan ini diharapkan dapat mengembangkan remangok sebagai salah satu potensi yang dimiliki Kabupaten Bangka Tengah. "Kita juga menyambungkan ke pasar dan sudah dibawa beberapa untuk rencana ekspor ke Singapura atau Vietnam. Mudah-mudahan ini dapat membangun kesejahteraan bagi rakyat dan tentu menjadi berkah bagi Bangka Tengah untuk terus melestarikan mangrove," pungkasnya. (*/w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved