Senin, 20 April 2026

Berita Belitung

Desa Bantan Belitung Kembangkan Pertanian dan Peternakan Ayam Petelur

Pemerintah Desa Bantan, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, menerapkan program ketahanan pangan sejak 2024

Editor: suhendri
Dokumentasi Pemdes Bantan
TINJAU KANDANG AYAM PETELUR - Kepala Desa Bantan, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Suhandi, meninjau kandang ayam petelur yang dikelola BUMDes, Senin (22/9/2025). Pemerintah Desa Bantan menerapkan program ketahanan pangan sejak 2024. Terdapat dua sektor yang dikembang, yaitu pertanian dan peternakan. 

MEMBALONG, BABEL NEWS - Pemerintah Desa Bantan, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, menerapkan program ketahanan pangan sejak 2024.

Terdapat dua sektor yang dikembang, yaitu pertanian dan peternakan.

Di sektor pertanian, Desa Bantan memanfaatkan lahan seluas dua hektare untuk menanam berbagai komoditas sayuran, di antaranya cabai, daun bawang, sawi, dan kacang tanah. Komoditas tersebut menjadi salah satu penopang kebutuhan pangan warga sekaligus peluang ekonomi baru.

"Sejak 2024, kami fokus pada pengembangan lahan pertanian agar masyarakat memiliki sumber pangan berkelanjutan. Alhamdulillah, hasilnya mulai terlihat,” kata Kepala Desa Bantan Suhandi kepada wartawan, Senin (22/9/2025).

Adapun pada sektor peternakan, Desa Bantan mengembangkan usaha ternak ayam petelur.

Sebanyak 900 bibit ayam petelur dipelihara sejak dua bulan lalu sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan berbasis protein hewani.

“Selain tanaman pangan, kami juga membuka peternakan ayam petelur. Ini untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat dan sekaligus peluang usaha bagi warga,” ujar Suhandi.

Ia menyebutkan, keberhasilan program ketahanan pangan tersebut tak lepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat Desa Bantan.

Pemerintah desa berkomitmen terus mendampingi warga agar sektor pertanian dan peternakan dapat berkelanjutan.

“Dari program ini kami juga mampu menampung tenaga kerja enam orang. Ke depan kami berharap semakin banyak warga yang terlibat sehingga manfaatnya lebih luas,” tutur Suhandi.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bantan, Andri Oskandar, menyambut positif program ketahanan pangan tersebut.

Menurutnya, langkah Pemerintah Desa Bantan ini diapresiasi karena mampu memberdayakan masyarakat dan menjadi contoh bagi desa lain.

“Program ini bukan hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga. Kami di BPD siap mendukung penuh agar program ini berkelanjutan,” kata Andri. (dol) 

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved