Berita Pangkalpinang
Pemkot Pangkalpinang Hadapi Keterbatasan Ruang Fiskal di 2026, OPD Dituntut Lebih Inovatif
Pemerintah Kota Pangkalpinang bakal menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan keuangan daerah pada tahun anggaran 2026.
Untuk meningkatkan pendapatan, Pemerintah Kota Pangkalpinang akan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan daerah.
Intensifikasi diarahkan pada optimalisasi pajak dan retribusi, penyempurnaan basis data wajib pajak, serta digitalisasi layanan pajak agar masyarakat lebih patuh membayar pajak.
Adapun ekstensifikasi difokuskan pada penciptaan sumber pendapatan baru melalui kerja sama daerah dan pemanfaatan aset produktif.
"Dengan strategi ini, kita berharap dapat mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pusat serta memperkuat kemandirian fiskal Kota Pangkalpinang," kata Udin.
Dia juga menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menghadapi keterbatasan fiskal agar arah pembangunan tetap sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
"Membangun Pangkalpinang bukan hanya tugas pemerintahan, tetapi tanggung jawab moral seluruh warga. Dengan niat tulus dan kerja bersama, insyaallah segala keterbatasan bisa kita ubah menjadi kekuatan," tuturnya. (t2)
| Pembangunan Gedung Sekolah Yayasan YPAC Pangkalpinang Dimulai |
|
|---|
| Pemprov Bangka Belitung Ajak Para Pihak Awasi SPMB |
|
|---|
| Dokter Ratna Dituntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara |
|
|---|
| Enam Bulan Tercatat 32 Kasus, Pangkalpinang Perkuat Upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan |
|
|---|
| 13 Warga Binaan Beragama Buddha di Lapas Narkotika Pangkalpinang Terima Remisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20251017_Saparudin-Masyarif.jpg)