Selasa, 21 April 2026

Berita Bangka

Gelar Workshop Pendidikan Inklusi, Boy Yandra Dorong Guru Beri Pelayanan Terbaik

Dindikpora Kabupaten Bangka menggelar workshop pendidikan inklusi, di Hotel Novilla Sungailiat, Kabupaten Bangka.

(Ist/Dindikpora Bangka)
PENDIDIKAN INKLUSI - Pelaksanaan workshop dan pelatihan pendidikan inklusi bagi guru-guru SMP di Kabupaten Bangka, Senin (24/11/2025) di Hotel Novilla Sungailiat. 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Bangka menggelar workshop pendidikan inklusi, di Hotel Novilla Sungailiat, Kabupaten Bangka, Senin (24/11). Kegiatan itu dilakukan untuk jenjang SMP dengan menghadirkan ratusan guru di Kabupaten Bangka.

Plt Kepala Dindikpora Kabupaten Bangka, Boy Yandra menyebut, workshop tersebut diikuti oleh 52 sekolah. "Masing-masing sekolah mengirimkan dua orang gurunya untuk mengikuti workshop tersebut atau total 104 orang guru sebagai peserta," kata Boy Yandra.

Diakuinya, para guru harus memahami bahwa pendidikan inklusi berarti menekankan kepada kondisi lingkungan belajar yang ramah bagi semua orang, tanpa memandang perbedaan. "Kita harus memahami dan menghargai perbedaan setiap individu sehingga dapat bekerja sama mencapai kesuksesan bersama bagi anak-anak kita," tuturnya.

Menurutnya, arti sukses dalam kebersamaan adalah ketika guru dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan cara yang harmonis. Lalu saling mendukung dalam mendidik anak-anak yang inklusi tanpa terkecuali. 

"Ini berarti kita harus memiliki toleransi dan kita tanamkan empati serta komitmen untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang baik," jelasnya.

Boy Yandra berharap, guru-guru yang mengikuti pelatihan dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dan mengimplementasikan dan mengembangkannya dengan baik di sekolah. "Mari kita buat anak-anak yang inklusi itu senang dalam mendapatkan ilmu," ujarnya.

Menurut Boy Yandra, penting juga untuk meningkatkan kolaborasi dan kerja sama antarguru di sekolah masing-masing serta meningkatkan kreativitas dan inovasi. Oleh karena itu, dirinya juga mendorong para guru untuk meningkatkan layanan pendidikan inklusi dengan sebaik mungkin di sekolah masing-masing.

"Soalnya nanti akan ada apresiasi atau reward dari Kemendikdasmen pada Desember 2025 nanti di Yogyakarta kepada kabupaten yang terbaik dalam layanan pendidikan inklusi," jelasnya. (u2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved