Berita Belitung Timur
372 Anak Belitung Timur Ikut Lomba Permainan Tradisional
Portina Belitung Timur menggelar perlombaan olahraga tradisional milud atau gobak sodor di Lapangan MPB Gantung, Belitung Timur.
GANTUNG, BABEL NEWS - Portina Belitung Timur menggelar perlombaan olahraga tradisional milud atau gobak sodor di Lapangan MPB Gantung, Belitung Timur pada Rabu (26/11). Sebanyak 63 tim dari jenjang SD dan SMP dengan total peserta sekitar 372 anak, meramaikan kegiatan permainan tradisional ini.
Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Belitung Timur, sekaligus Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai kegiatan tersebut berperan penting dalam menjaga keberadaan permainan tradisional yang kini semakin jarang dimainkan di tengah derasnya arus modernisasi.
Ia menegaskan bahwa permainan rakyat memiliki nilai edukatif yang patut diwariskan kepada generasi muda. "Permainan gobak sodor atau milud bukan baru sekarang saja, dari bapak-bapak dulu sudah lama dimainkan. Saat ini banyak permainan tradisional yang kita tidak tahu, sebab itu kegiatan ini sangat penting," ujar Khairil Anwar saat membuka perlombaan tradisional Milud se-Kecamatan Gantung.
Khairil Anwar menyebut, perlombaan ini tidak hanya menjadi ajang berkompetisi, melainkan media pembinaan karakter. Nilai kerja sama, sportivitas, hingga rasa kebersamaan diyakini dapat terbentuk melalui permainan tradisional.
Ia pun berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan dengan menghadirkan berbagai jenis permainan lainnya. "Melalui Portina kami apresiasi sekali lagi. Mudah-mudahan tidak hanya milud, yang penting bagaimana kita mengedukasi anak-anak SD supaya mereka tahu dan mengenal permainan tradisional kita," tambah Khairil Anwar.
Ia juga meminta para peserta menjunjung sportivitas agar kegiatan berlangsung meriah dan memberikan pengalaman positif.
Ketua Panitia Perlombaan Tradisional Milud, Iwan Saputra menjelaska, kegiatan ini dirancang sebagai upaya Portina Belitung Timur untuk memperkuat pelestarian permainan rakyat di tengah kemajuan teknologi.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam permainan tradisional masih sangat relevan dengan kehidupan generasi saat ini. "Permainan tradisional seperti milud memiliki nilai luhur yang penting, mulai dari kebersamaan, sportivitas, kecerdasan hingga ketangkasan fisik. Karena itu kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi generasi muda," kata Iwan.
Portina Belitung Timur berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tetap dalam kalender olahraga rekreasi daerah, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal di kalangan generasi muda. (y1)
| INKAI Belitung Timur Rayakan HUT ke-55 di Situ Kulong Minyak |
|
|---|
| Pembangunan Gedung Permanen Pengadilan Negeri, Pemkab Belitung Timur Siapkan Lahan 4.000 Meter |
|
|---|
| Seleksi Program Latih Kerja Panasonic, Kamarudin Dorong Pemuda Jadi Tenaga Kerja Profesional |
|
|---|
| Rangkaian Cek Kesehatan Haji 2026 Rampung, Calhaj Belitung Timur Penuhi Syarat Berangkat |
|
|---|
| Kodim 0414/Belitung Bakal Bangun 6 Jembatan Rusak di Beltim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20251126-Lomba-Milud.jpg)