Berita Belitung Timur
975 Siswa Gantung Dapat Makan Bergizi Gratis
SPPG di Desa Selingsing, Gantung, Belitung Timur mulai melaksanakan penyaluran makan bergizi gratis (MBG) perdana pada Senin (8/12).
GANTUNG, BABEL NEWS - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kurnia Jaya yang terletak di Desa Selingsing, Gantung, Belitung Timur mulai melaksanakan penyaluran makan bergizi gratis (MBG) perdana pada Senin (8/12).
Mitra MBG SPPG Desa Selingsing, Ferizal menjelaskan, layanan pangan bergizi menyasar sebanyak 2.778 penerima manfaat dan dilakukan secara bertahap. Untuk hari pertama ini, menyasar 975 penerima manfaat yang terdiri dari 5 sekolah. Mulai dari KB Nujau Lestari, SD Negeri 8 Gantung, SD Negeri 9 Gantung, SMP Negeri 4 Gantung, dan MTs Muhammadiyah Gantung.
"Kita dibagi bertahap tidak langsung ke angka target. Untuk perdana hari ini baru dapat 975 yang telah kami sesuaikan dengan kondisi sekolah hari ini," kata Ferizal.
Ferizal menjelaskan, pada hari tertentu sejumlah sekolah libur, sehingga paket untuk siswa yang libur tetap diberikan dengan menyesuaikan waktu penerimaannya. "Hari ini seperti MTs libur, jadi yang tidak hadir akan kami berikan besok. Jadi double dalam bentuk makanan kering. Semuanya yang sudah kami disiapkan tetap kami berikan," jelasnya.
Guna memastikan kelancaran distribusi MBG, Ferizal menegaskan, dua minggu pertama program MBG ini masih menjadi tahap evaluasi. "Dua minggu pertama ini kami sekitar 975, memang masih di bawah 1.000. Nanti setelah dua minggu kami evaluasi, baru jumlahnya dapat ditingkatkan bertahap," ungkapnya.
Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten menegaskan pentingnya memaksimalkan pasokan bahan pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG. "Usahakan manfaatkan pasokan bahan pokok lokal yang ada di Gantung, kecuali kalau tidak cukup pasokannya baru ambil dari luar. Bisa ke koperasi Merah Putih atau ke BUMDes yang ada di Gantung," ujar Kamarudin Muten.
Ia menyebut, kekuatan utama Kecamatan Gantung terletak pada potensi pertanian dan perkebunan, termasuk produksi padi yang dapat diandalkan sebagai bahan pangan pokok MBG. "Gantung kan ada sawah Danau Nujau, nanti investor akan datang untuk mengenalkan teknologi mengolah padi, jadi kualitasnya nanti bagus," jelasnya.
Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, juga menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi pangan lokal. Ia memberi contoh daerah Rias di Bangka serta Danau Nujau di Belitung Timur yang memiliki produksi padi cukup menjanjikan.
"Kalau di Bangka ada di Rias, di Belitung Timur ada Danau Nujau yang produksi padi. Saya apresiasi dengan potensi lokal itu, dan memang kualitas beras di Bangka Belitung ini belum sebagus di luar, sehingga diperlukan teknologi supaya kualitas beras lebih bagus dan tidak pecah-pecah. Harapannya teknologi ini bisa menjadikan kualitas beras bagus. Ini harus kita dorong karena beras adalah bahan pokok," ujar Hellyana. (y1)
| Pemkab Belitung Timur Gandeng BRIN Kaji Arsip Sejarah Daerah |
|
|---|
| Prevalensi Stunting di 5 Desa Beltim di Atas Target 15,38 Persen, Renggiang Tertinggi |
|
|---|
| 178 Atlet Pelajar Berlaga di O2SN Belitung Timur 2026 |
|
|---|
| Beltim Sediakan Kuota 3.221 Siswa SD/MI dan 2.439 Siswa SMP/MTs di SPMB 2026 |
|
|---|
| Antisipasi Server “Down”, Pemkab Beltim Pisahkan Jadwal Pendaftaran SPMB SD dan SMP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250721-KAMARUDIN-MUTEN.jpg)