Berita Belitung

2025, Realisasi PAD Belitung Capai Rp205 Miliar

Pemerintah Kabupaten Belitung menunjukan komitmennya dalam upaya memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD).

Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Bupati Belitung Djoni Alamsyah usai pelantikan Marzuki sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Selasa (9/9/2025). 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Belitung menunjukan komitmennya dalam upaya memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Berdasarkan laporan terakhir, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mampu menarik PAD sejumlah Rp205 miliar per tanggal 15 Desember 2025. Angka tersebut melampaui target yang ditentukan sebesar Rp202 miliar. 

"Ini menjadi realisasi PAD terbesar sepanjang Belitung ini berdiri. Bahkan kita menempati urutan ketiga realiasi terbesar di Babel di bawah Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka," ujar Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, Selasa (16/12). 

Ia menjelaskan pada saat paripurna di Juni 2025 lalu, target PAD disampaikan Rp154,8 miliar. Kemudian, dengan segala pertimbangan, kecermatan akhirnya diputuskan target PAD dalam P-APBD naik menjadi Rp202 miliar. 

"Atas hasil kerja bersama, kerja kelompok, kerja keroyok, per tanggal 15 Desember kemarin, realisasinya sampai Rp205 miliar, apresiasi," katanya. 

Ia mengakui, dengan kondisi saat ini, pemerintah pusat mengurangi alokasi APBN, pemda dituntut harus mandiri. Menyikapi itu, Djoni Alamsyah meminta kepada OPD terkait terus mendongrak peningkatan PAD

Meskipun demikian, pemda tetap harus berhemat dan lebih memprioritaskan belanja di sektor yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi. "Memang ada beberapa sektor PAD yang tidak bisa capai target. Misalnya BPHTB, karena ada program 3.000 rumah subsidi, tidak bisa ditarik tapi kita harus tetap inovatif," katanya. 

Djoni Alamsyah menilai PAD menjadi fiskal suatu daerah. Ia mengibaratkan PAD menjadi komponen darah dalam tubuh, jika berkurang maka tubuh akan lemah. 

Selain itu, jika tubuh mengalami kebocoran darah maka akan fatal dampaknya. "Sekarang tidak ada lagi bocor-bocor. Karena kekuatan itu dari pendapatan, kalau belanja urusan gampang," katanya. (dol)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved