Selasa, 21 April 2026

Berita Belitung

200 Prajurit Yonif TP 845 KS Ikuti Tes Urine

Sebanyak 200 prajurit Yonif TP 845 Ksatria Satam (KS) mengikuti tes urine di batalion tersebut

Editor: suhendri
Dok. Yonif TP 845 Ksatria Satam
TES URINE - Prajurit Yonif TP 845 Ksatria Satam (KS) mengikuti tes urine pada Selasa (30/12/2025) sore. 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Sebanyak 200 prajurit Yonif TP 845 Ksatria Satam (KS) mengikuti tes urine di batalion tersebut, Selasa (30/12/2025) sore.

Pada kesempatan yang sama, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Belitung juga memberikan sosialisasi tentang bahaya narkotika.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BNN Kabupaten Belitung Kompol Agus Handoko, Danyonif TP 845/KS Letkol Inf Barlian Prabowo, dan Wadanyonif TP 845/KS Mayor Inf Yudha Arif Wiradhika.

Letkol Inf Barlian Prabowo mengatakan, kegiatan penyuluhan dan tes urine tersebut diharapkan mampu mendorong prajurit, khususnya Prajurit Yonif TP 845/KS, untuk lebih waspada dan menjauhi narkoba.

"Semoga dengan adanya penyuluhan, pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang diselenggarakan hari ini dapat mengantisipasi permasalahan yang marak terjadi, baik di lingkungan TNI AD khususnya, serta menjadi hal positif yang dipedomani dan dilaksanakan oleh seluruh prajurit," kata Barlian.

Ia berharap seluruh prajurit dapat menjadikan kegiatan ini sebagai bekal dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara. 

"Pencegahan (narkoba) harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat, dengan menanamkan nilai hidup sehat, disiplin, dan berakhlak," ujarnya.

Sementara itu, Kompol Agus Handoko menegaskan tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba, baik di lingkungan masyarakat, institusi, maupun aparat negara.

Pencegahan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat dengan menanamkan nilai hidup sehat, disiplin, dan berakhlak.

"Pengguna narkoba adalah korban yang harus diselamatkan, sedangkan bandar dan pengedar harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," kata Agus.

Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga, warga sekolah, tokoh agama, dan aparat untuk berperan aktif dalam mencegah serta melaporkan peredaran narkoba. (tas)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved