Selasa, 5 Mei 2026

Berita Bangka Tengah

Bangka Tengah Tekan Potensi Peredaran Narkotika di 3 Daerah Rawan

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berkolaborasi dengan BNNP Kepulauan Bangka Belitung untuk menekan potensi peredaran narkoba.

Tayang:
Istimewa
Foto bersama antara jajaran Pemkab Bangka Tengah dan BNNP Bangka Belitung saat melakukan kunjungan ke Kantor Bupati Bangka Tengah Senin (05/01/2026). 

KOBA, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Bangka Belitung untuk menekan potensi peredaran narkoba di tiga wilayah rawan. Kerja sama tersebut ditandai dengan kedatangan Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol Eko Kristianto beserta jajarannya saat melakukan kunjungan ke Kantor Bupati Bangka Tengah Senin (5/1).

Eko Kristianto menyampaikan, tiga daerah yang rawan narkoba yakni Sungaiselan, Desa Tanjung Gunung, dan Desa Batu Belubang. "Kita berdiskusi bersama, untuk berkolaborasi dan sinergi antara BNN Provinsi bersama pemerintah daerah dalam pencegahan, pemberantasan, terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Di Bangka Tengah ini ada beberapa desa dan kelurahan yang rawan, ini akan kita pulihkan sehingga akan menjadi kelurahan dan desa yang bersih dari narkoba," ucapnya.

Menurutnya, langkah pemulihan wilayah rawan tersebut bakal dilakukan melalui kegiatan persuasif dan preventif bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat. "Baik itu tokoh-tokoh masyarakat, pemuda, serta kecamatan untuk bersama-sama membangun desa yang bersih narkoba," tambahnya.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menyambut baik komitmen dan niat BNNP Babel dalam membantu pemerintah daerah memberantas peredaran narkoba di Bangka Tengah. Namun, ia juga mengusulkan agar Kecamatan Namang turut menjadi sasaran program pencegahan narkoba, selain tiga wilayah tadi.

"Saya minta ditambahkan Kecamatan Namang, nanti akan kita lakukan pendekatan dan penyamaan persepsi, sehingga upaya pembersihan narkoba bisa segera dimulai. Insya Allah mulai hari ini langsung kita koordinasikan," ucapnya.

Diakuinya, keberhasilan program tersebut membutuhkan keterlibatan semua pihak. "Insya Allah bisa kita lakukan. Kita ingin semua pihak terlibat, mulai dari perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemuda,untuk bersama-sama menyikapi dan melawan narkoba," pungkasnya. (w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved