Berita Bangka Selatan

Polsek Lepar Pongok Panen 500 Kilogram Jagung Pipil

Kepolisian Sektor Lepar Pongok melakukan panen raya jagung pipil di lahan ketahanan pangan mitra di Desa Penutuk, Kecamatan Lepar.

Dokumentasi
PANEN JAGUNG – Kapolsek Lepar Pongok, Ipda Sasongko Yuliansya bersama sejumlah stakeholder terkait ketika melakukan panen raya jagung pipil di Desa Penutuk, Kamis (8/1/2025). Panen jagung tersebut guna mendukung program ketahanan pangan pemerintah pusat. 

LEPAR, BABEL NEWS - Kepolisian Sektor Lepar Pongok melakukan panen raya jagung pipil di lahan ketahanan pangan mitra di Desa Penutuk, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (8/1). Upaya ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

Kapolsek Lepar Pongok, Ipda Sasongko Yuliansya mengatakan, panen raya kuartal pertama tahun 2026 ini dilakukan di lahan seluas satu hektare yang telah ditanami jagung pipil sejak sekitar tiga bulan lalu. Panen kali ini menjadi bukti nyata sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan petani. Terutama dalam menjaga ketersediaan pangan di wilayah kepulauan.

Menurutnya, dari hasil panen tersebut, produksi jagung pipil diperkirakan mencapai sekitar 500 kilogram. "Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan panen jagung pipil di lahan seluas satu hektare," kata Sasongko Yuliansya.

Sasongko Yuliansya mengakui, hasil tersebut belum sepenuhnya maksimal akibat sejumlah kendala yang dihadapi petani selama masa tanam. Salah satu kendala utama yang mempengaruhi produktivitas adalah serangan hama tikus. Hama tersebut cukup banyak menyerang tanaman jagung sehingga berdampak pada penurunan hasil panen. 

"Ke depan, dengan pengelolaan yang lebih baik, penanaman jagung ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan petani," ujar Sasongko.

Selain sebagai kegiatan panen, acara tersebut juga menjadi ajang evaluasi dan diskusi. Utamanya ihwal pengembangan pertanian jagung ke depan, termasuk upaya pengendalian hama dan peningkatan hasil produksi. 

Dengan adanya panen raya ini, diharapkan semangat petani semakin meningkat untuk mengembangkan komoditas jagung pipil secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.

"Kami ingin desa-desa di wilayah Lepar Pongok bisa mandiri pangan. Dengan kerja sama semua pihak, desa dapat menjadi contoh dalam mendukung ketahanan pangan nasional," ucapnya. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved