Berita Bangka Barat
Fokus Jaringan Sekolah dan Fasilitas Kesehatan, Pemkab Bangka Barat Data Blank Spot Desa
Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mulai serius mengatasi permasalahan blank spot jaringan komunikasi di desa.
MENTOK, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mulai serius mengatasi permasalahan blank spot jaringan komunikasi di desa. Khususnya pada fasilitas pelayanan kesehatan dan sekolah. Sejumlah titik tanpa sinyal telah didata dan dikoordinasikan dengan Telkom serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menghadirkan solusi jaringan yang memadai.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangka Barat, Indra Cahaya mengatakan, pemerintah daerah telah mendata sejumlah titik blank spot di desa, khususnya pada fasilitas pelayanan kesehatan dan sekolah.
"Jaringan komunikasi di desa dinilai sangat penting agar masyarakat dapat berkomunikasi dan mengakses layanan pemerintah daerah. Terutama data internet," kata Indra Cahaya, saat ditemui di tempat kerjanya, Rabu (21/1).
Diakuinya, kendala utama susah sinyal di lapangan, antara lain kondisi geografis berupa struktur tanah perbukitan, serta vegetasi pohon yang tinggi. Sehingga mengalami hambatan sinyal untuk komunikasi.
Menurutnya, Telkom akan melakukan penelusuran serta memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan blank spot di desa, terutama di lokasi pelayanan kesehatan dan pendidikan. "Selain itu, pembangunan menara telekomunikasi bakal dikoordinasikan dengan Kementerian Komunikasi dan Digital. Kami juga telah mendapatkan rencana dukungan dari bupati dan DPRD," ujarnya.
Ia memastikan, seluruh data yang dimiliki akan disusun dalam bentuk proposal untuk diajukan ke Komdigi sebagai upaya mengatasi permasalahan blank spot di wilayah desa. "Ke depan diharapkan adanya koordinasi termasuk terkait perizinan pembangunan tower, agar dapat dibangun dan ditambah terutama di wilayah-wilayah yang masih mengalami blank spot," kata Indra Cahaya.
Menurutnya, Kominfo memiliki Forum Kepala Dinas Kominfo, yang dapat menyampaikan informasi untuk berkoordinasi mengatasi persoalan blank spot. "Selain pembangunan tower, terdapat pula dukungan peralatan penguat sinyal yang dapat diberikan secara khusus untuk daerah tertentu melalui bantuan Komdigi," jelasnya.
Indra Cahaya mengakui, persoalan blank spot ini disebut sebagai masalah klasik yang harus segera diselesaikan. "Ini juga menjadi tugas Dinas Kominfo di Pemerintah Kabupaten Bangka Barat berkaitan langsung dengan pelayanan komunikasi dan informasi kepada masyarakat," ujarnya.
Sebelumnya, sejumlah warga di wilayah di Kabupaten Bangka Barat mengeluhkan masih terjadinya blank spot atau hilangnya jaringan internet. Kondisi ini dirasakan semakin mengganggu, terutama bagi para pekerja, dan pelaku usaha yang bergantung pada akses internet.
Keluhan tersebut disampaikan warga karena jaringan sering kali hilang secara tiba-tiba. Bahkan di beberapa titik sama sekali tidak terjangkau sinyal. Akibatnya, aktivitas komunikasi, hingga transaksi digital menjadi terhambat.
"Sinyal sering hilang, kalau lihat internet dan mengirim pesan sering lama. Kadang di Mentok juga masih sering terjadi," kata Dian, warga Mentok, Senin (5/1).
Menurutnya, blank spot ini telah berlangsung cukup lama dan belum ada solusi permanen dari pemerintah untuk mengatasinya. "Tentu kita berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait. Baik pemerintah daerah maupun penyedia layanan telekomunikasi, untuk memperbaiki kualitas jaringan ini," harapnya.
Diakuinya, apabila kondisi ini terus dibiarkan, bakal mengganggu komunikasi, keterbatasan jaringan internet juga berdampak pada pelayanan publik dan aktivitas ekonomi masyarakat. "Mungkin juga ke pelaku UMKM kesulitan memasarkan produk secara daring akibat akses internet yang tidak stabil," jelasnya. (riu)
| Defisit Anggaran Mencapai Rp100 Miliar Tahun 2026, Pemkab Bangka Barat Sesuaikan Belanja |
|
|---|
| Satlantas Bangka Barat Amankan Truk Diduga Tabrak Lari |
|
|---|
| Minta Harga TBS Kelapa Sawit di Bangka Barat Naik, Markus Bakal Panggil Pabrik CPO |
|
|---|
| Markus Evaluasi Pelaksanaan WFH di Bangka Barat |
|
|---|
| 27 Tahanan Polres Bangka Barat Dapat Ceramah Agama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260121-Kepala-Dinas-Komunikasi-dan-Informatika-Babar-Indra-Cahaya.jpg)