Minggu, 7 Juni 2026

Berita Bangka Barat

Harpandi Jabat Direktur Perumdam Tirta Sejiran Setason

Bupati Bangka Barat, Markus melantik Harpandi sebagai Direktur Perumdam Tirta Sejiran Setason, Sabtu (31/1).

Tayang:
Istimewa
PELANTIKAN -- Bupati Kabupaten Bangka Barat, Markus melantik Harpandi sebagai Direktur Perumdam Tirta Sejiran Setason, pada OR 1 Setda Pemkab Bangka Barat, Sabtu (31/1/2026). 

MENTOK, BABEL NEWS - Bupati Bangka Barat, Markus melantik Harpandi sebagai Direktur Perumdam Tirta Sejiran Setason, Sabtu (31/1). Diketahui, Harpandi menggantikan Direktur Perumdam Tirta Sejiran Setason sebelumnya, Najamuddin yang berakhir masa jabatannya, Senin (1/9/2025).

Markus mengucapkan, selamat kepada Direktur Perumdam TSS masa jabatan 2026-2031. Selamat itu diucapkan atas nama, pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. "Semoga momentum ini menjadi spirit bagi saudara untuk meningkatkan kinerja perusahaan serta pelayanan publik," kata Markus.

Ia menambahkan, jabatan yang mulai diemban mulai hari ini merupakan sebuah amanah. Yang harus dipertanggungjawabkan secara institusional dan konstitusional kepada masyarakat, pemerintah, sedangkan secara moral kepada Tuhan. "Sehingga wajib dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab sesuai yang telah saudara ikrarkan saat tadi," ujarnya.

Ia juga mengajak Direktur Perumdam TSS yang baru dilantik agar benar-benar melaksanakan visi dan misinya, serta program yang telah ditawarkan kepada publik. Dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bangka Barat yang bermartabat. "Lebih mengutamakan peningkatan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Serta meningkatkan disiplin di lingkungan perusahaan yang saudara pimpin," ucap Markus.

Direktur Perumdam TSS, Harpandi mengaku, telah memiliki strategi yang mana harus terlebih dahulu berinvestasi kepercayaan kepada masyarakat. Apalagi ada beberapa masukan dari masyarakat terkait masalah kualitas air. 

"Jadi kualitas air kita yang memang katakanlah masih keruh. Terus lagi ada beberapa meteran yang kira-kira tidak akurat, nah ini yang memang harus kita benahi kembali," ujarnya.

Kemudian, terkait masalah administrasi yang ada di perusahaan dan pelayanan-pelayanan, bakal dibenahi. Untuk pelanggan memudahkan dalam melakukan pembayaran melalui aplikasi sehingga sistem digitalisasi nanti akan mendorong tertibnya administrasi di perusahaan.

Ia juga bakal berkoordinasi dengan pihak perencanaan terkait beberapa titik yang akan dijadikan sumber air baku seperti di Mentok, Simpang Teritip dan Tempilang. "Kita akan melihat seberapa jauh kualitas air itu bisa dikonsumsi ataupun bisa dipakai oleh masyarakat nanti. Itu ada beberapa titik sumber air bakunya," pungkasnya. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved