Rabu, 8 April 2026

Berita Belitung

Bupati Belitung Lantik 9 Pejabat, Djoni: Bukan Hasil Campur Tangan

Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat melantik sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama.

Editor: suhendri
posbelitung.co/Dede Suhendar
Posbelitung.co/dede suhendar SALAMI KEPALA OPD - Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat bersalaman dengan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung yang baru dilantik pada Jumat (6/2/2026). 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat melantik sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung.

Pelantikan berlangsung di Gedung Serbaguna H Ishak Zainudin, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (6/2/2026). 

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Belitung Nomor 800.1.3.3/24/KEP/BKPSDM/2026 tertanggal 5 Februari 2026, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang dilantik adalah Kepala Dinas Kesehatan Ikhwan Gusnadi, Kepala Dinas PUPR Oscar Yulanda, Kepala Dinas Perikanan Ade Winarko, Kepala Dinas Pariwisata Sastra Yuni Ardi.

Kemudian Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tommy Wardiansyah, Kepala BKPSDM Rizaldy, Kepala Bapperida Hennyka, Kepala DPMPTSP Septi Anggraheni, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mardi Smolik. 

Selain itu, Paryanta turut dilantik sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Belitung

Djoni menegaskan para pejabat yang dilantik merupakan hasil seleksi oleh tim yang ditunjuk.

"Ini bukan hasil buah tangan atau campur tangan, tetapi karena kerja keras, rekam jejak, dan tanggung jawab mereka. Maka, rawatlah jabatan itu dengan jujur, tulus, lurus, dan bermartabat," kata Djoni kepada Pos Belitung, Jumat (6/2/2026).

Djoni mengakui, sebelumnya pelantikan tersebut dijadwalkan pada 2 Februari 2026 lalu, namun tertunda karena dirinya mengikuti rakornas bersama Presiden Prabowo Subianto. 

Ia pun berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik agar terus meningkatkan pelayanan publik yang cepat dan responsif terhadap berbagai kepentingan masyarakat, berupaya serta berinovasi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

"Karena kita tahu saat ini kondisi fiskal sedang kurang baik. Jadi butuh kreatif dan inovasi selain itu kerja kompak dan kerja solid," ujar Djoni. (dol)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved