Berita Belitung
Polres Belitung Resmikan SPPG Embun Satam
Kepolisian Resor Belitung meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Embun Satam.
TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Kepolisian Resor Belitung meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Embun Satam yang berlokasi di Jalan Merdeka, Kelurahan Kota, Kecamatan Tanjungpandan pada Jumat (13/2). Peresmian tersebut dilakukan serentak seluruh Indonesia oleh Presiden Prabowo yang terpusat di Pal Merah, Jakarta Barat.
Khusus di SPPG Embun Satam simbolis peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan pengecekan ruangan dapur bersama tamu undangan. "Iya kegiatan hari ini serentak peresmian dan groundbreaking SPPG Polri sekaligus Gudang Ketahanan Pangan oleh Presiden Prabowo Subianto," ujar Kapolres Belitung, AKBP Sarwo Edi Wibowo.
Ia menjelaskan, SPPG Embun Satam direncanakan mulai beroperasi pada tanggal 23 Februari 2026. Namun untuk tahap awal, hanya melayani 1.000 dan akan terus bertambah sampai memenuhi target.
Nantinya, SPPG ini akan melayani 2.642 penerima manfaat mulai dari TK, SD, SMP, SMK ditambah posyandu. "Jadi hari ini baru launching saja nanti operasionalnya tanggal 23 Februari," kata Sarwo Edi Wibowo.
Ia juga memastikan saat bulan suci Ramadan, SPPG Embun Satam tetap berjalan seperti biasanya. Tapi kemungkinan menu makanannya akan diubah sehingga bisa dimakan untuk berbuka puasa. "Kemungkinan nanti makanan kering jadi bisa dibawa untuk berbuka puasa," jelasnya.
Koordinator SPPG Wilayah Belitung, Enggit Clara mengatakan, pembangunan SPPG 3T ini menyesuaikan dengan kondisi geografis Belitung yang memiliki sejumlah desa kepulauan dengan sekolah-sekolah yang tersebar di wilayah tersebut. Artinya para murid di sekolah terluar wilayah Belitung seperti Desa Pulau Sumedang yang berjarak puluhan mil juga akan merasakan menu MBG sama seperti sekolah di daratan.
"Kalau Kecamatan Selat Nasik sendiri itu masuk kategori 3T, jadi berbeda dari mitra reguler. Di Kabupaten Belitung ada 10 SPPG 3T, termasuk Selat Nasik, Pulau Seliu, Pulau Sumedang, Pelepak Putih, Sungai Padang, Sungai Samak, dan Pegantungan," ujar Enggit Clara.
Ia menjelaskan, saat ini progres SPPG 3T di Kabupaten Belitung masih dalam tahap pembangunan. Menurutnya, secara infrastruktur dan peralatan tidak jauh berbeda dengan SPPG reguler. Namun kapasitas pelayanan SPPG 3T lebih kecil.
"Kalau 3T itu kita hanya melayani di bawah seribu penerima manfaat, tidak lebih dari seribu. Jadi infrastrukturnya sama, tapi kuantitasnya lebih kecil dibanding mitra reguler," jelasnya.
Enggit Clara menyebut, saat ini sudah ada enam SPPG yang kemungkinan mulai beroperasi pada Februari ini, termasuk tambahan dari SPPG Polres. "Alhamdulillah sekarang sudah ada enam SPPG yang kemungkinan running bulan Februari ini. Jumlah penerima manfaat saat ini sekitar 13 ribuan, karena satu SPPG itu maksimal 2.000 penerima manfaat," katanya. (dol)
| Pemkab Belitung Timur Gandeng BRIN Kaji Arsip Sejarah Daerah |
|
|---|
| Kasus Dugaan Penipuan di Keciput Masuk Babak Baru, Mantan Kades Dititip di Lapas Tanjungpandan |
|
|---|
| Prevalensi Stunting di 5 Desa Beltim di Atas Target 15,38 Persen, Renggiang Tertinggi |
|
|---|
| 178 Atlet Pelajar Berlaga di O2SN Belitung Timur 2026 |
|
|---|
| Beltim Sediakan Kuota 3.221 Siswa SD/MI dan 2.439 Siswa SMP/MTs di SPMB 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Peresmian-SPPG-Polres-Belitung-ne.jpg)