Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

SPPG Rangkui Pangkalpinang Diharap Mampu Layani 3.000 Penerima Manfaat

Peletakan batu pertama menandai dimulainya pembangunan gedung satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang.

Tayang:
Editor: suhendri
Bangkapos.com/Adi Saputra
PELETAKAN BATU PERTAMA - Kepala Biro Operasional Polda Babel, Kombes (Pol) Ali Akbar, didampingi Kapolresta Pangkalpinang, Kombes (Pol) Max Mariners, dan unsur Forkopimda Kota Pangkalpinang lainnya, melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung SPPG di Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, Jumat (13/2/2026).  

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Peletakan batu pertama menandai dimulainya pembangunan gedung satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (13/2/2026).                 

Peletakan batu pertama pembangunan gedung SPPG yang akan dikelola Kepolisian Resor Kota Pangkalpinang tersebut dilakukan Kepala Biro Operasional Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Kombes (Pol) Ali Akbar, didampingi Kapolresta Pangkalpinang, Kombes (Pol) Max Mariners, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pangkalpinang lainnya.

Kombes (Pol) Max Mariners mengatakan, pembangunan SPPG Kecamatan Rangkui diperkirakan rampung dalam dua bulan dan selanjutnya akan mendistribusikan paket makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada penerima manfaat.

Nantinya, SPPG ini diharapkan mampu melayani 3.000 penerima manfaat. 

"Perkiraan dua bulan sudah bisa berdiri, nanti bisa menyalurkan (MBG bagi) 3.000 penerima manfaat dan kita pastikan semuanya aman sesuai dengan prosedur yang ada dan memberikan manfaat bagi para penerima," kata Max.

"Secara kepengurusannya itu  memang SPPG Rangkui penanggung jawabnya Polresta Pangkalpinang. Untuk SPPG Taman Sari, itu tetap polda, tetapi untuk wilayah  pengawasannya tetap kita (Polresta Pangkalpinang–red)," ujarnya. 

Selain SPPG Rangkui, Polresta Pangkalpinang juga tetap melakukan pengawasan terhadap SPPG Taman Sari karena berada di satu wilayah, terutama melakukan pengamanan dan monitoring terkait pendistribusian MBG kepada penerima manfaat.

"Intinya, kita tetap melakukan pengamanan. Kita akan monitoring bagaimana proses pendistribusiannya dan yang pastinya kita menjamin karyawan ataupun petugas yang berdinas nanti kita lakukan pengamanan," tutur Max.

Adapun Kombes (Pol) Ali Akbar mewanti-wanti agar pembangunan SPPG hingga proses pendistribusian MBG harus sesuai prosedur.

"Tadi sudah saya sampaikan di akhir, harapan kita semua pembangunan SPPG ini dapat berjalan lancar sesuai dengan waktunya, tidak ada kendala dan hambatan," kata Ali.

"Kemudian kedua pada saat operasi, tentunya harus memperhatikan faktor higienisnya supaya tidak ada siswa yang terkendala terhadap kesehatan atau kebersihan makanan," tuturnya. (v1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved