Kamis, 23 April 2026

Berita Bangka Selatan

Kuota Elpiji di Bangka Selatan Naik 20 Persen

Lonjakan kebutuhan gas elpiji yang kerap terjadi menjelang Ramadan mulai diantisipasi sejak dini.

Bangkapos.com
BONGKAR MUAT - Sejumlah pekerja di PT Haluan Karya Mandiri ketika melakukan aktivitas bongkar muat gas elpiji subsidi ukuran tiga kilogram, Rabu (18/2/2026). Selama empat hari kedepan terdapat penambahan kuota bagi setiap pangkalan mencapai 20 persen 

TOBOALI, BABEL NEWS - Lonjakan kebutuhan gas elpiji yang kerap terjadi menjelang Ramadan mulai diantisipasi sejak dini. Sejumlah agen yang menjadi distributor gas elpiji di Kabupaten Bangka Selatan, mulai mendapatkan penambahan kuota. Tak hanya itu, agen turut memperketat pengawasan distribusi hingga tingkat pangkalan.

Manajer PT Haluan Karyawan Mandiri (HKM), Agustian mengatakan, menjelang bulan suci Ramadan pihaknya mendapatkan penambahan kuota elpiji bersubsidi dari Pertamina. Penambahan dilakukan selama empat hari, mulai 18 hingga 21 Februari, dengan tambahan distribusi satu mobil per hari. 

Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya konsumsi elpiji menjelang Ramadan yang kerap terjadi di sejumlah wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi. "Memang ada penambahan kuota gas elpiji sebanyak satu truk," kata Aan sapaan akrabnya, Rabu (18/2).

Aan menjelaskan, penambahan kuota gas elpiji sebanyak 560 tabung atau meningkat sekitar 20 persen dari kuota normal. Dari semula hanya 2.800 tabung menjadi 3.360 tabung. Kondisi ini turut berdampak terhadap pasokan gas elpiji ke setiap pangkalan. Di mana PT HKM menjadi distributor di 81 pangkalan resmi yang tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Bangka Selatan.

Setiap pangkalan menerima penambahan kuota elpiji sebesar 20 hingga 30 persen dari alokasi normal. Dari sebelumnya 100 tabung per pengiriman, kuota ditingkatkan menjadi 120-130 tabung. Jumlah tersebut bisa lebih untuk pangkalan dengan tingkat permintaan tinggi, sebagai antisipasi lonjakan kebutuhan menjelang Ramadan.

"Kalau titik pangkalannya ramai, penambahan bisa lebih dari 30 tabung. Terutama di wilayah dengan penduduk padat, suplainya memang kita tambah," ujar Aan.

Menurutnya, kebutuhan elpiji di Toboali berpotensi meningkat selama Ramadan. Namun, pihaknya mengklaim telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menambah pasokan harian melalui satu unit mobil distribusi tambahan. "Penambahan kuota memang difokuskan untuk menyambut hari besar keagamaan nasional, terutama Ramadan," ucapnya.

Selain memastikan ketersediaan, HKM juga menekankan pengawasan distribusi agar tepat sasaran. Perusahaan mengimbau masyarakat menggunakan elpiji sesuai kebutuhan dan meminta pangkalan mematuhi aturan penjualan yang berlaku. Setiap satu kepala keluarga dengan satu KTP hanya boleh membeli satu tabung. Ini supaya elpiji cukup untuk masyarakat lainnya.

"Kalau ada laporan, langsung kami tindak lanjuti. Jika pelanggarannya fatal, bisa kami putuskan hubungan usaha. Misalnya pangkalan menimbun gas atau menjual tidak sesuai prosedur," tegas Aan. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved