Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Bangka Selatan

Satgas TMMD Gotong Royong Bangun Rumah Warga

Personel Satuan Tugas TMMD Kodim 0432/Bangka Selatan bersama masyarakat setempat terus menggenjot rehabilitasi rumah warga.

Tayang:
Dok istimewa
GOTONG ROYONG - Personel Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0432/Bangka Selatan bersama warga Desa Penutuk bergotong royong rehabilitasi rumah tidak layak huni, Senin (16/2/2026). Dari mengaduk adukan semen, menyusun bata, hingga memasang rangka bangunan, kebersamaan TNI dan masyarakat tampak menyatu tanpa sekat. 

LEPAR, BABEL NEWS - Personel Satuan Tugas TMMD Kodim 0432/Bangka Selatan bersama masyarakat setempat terus menggenjot rehabilitasi rumah warga sebagai sasaran fisik utama dalam kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Penutuk, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan.

Komandan Kodim 0432/Bangka Selatan, Letkol Inf Agus Wicaksono, menyebut rehab rumah tidak layak huni ini sebagai wujud kepedulian TNI kepada warga kurang mampu. Melalui TMMD, pihaknya ingin membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. "Rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman adalah awal dari kehidupan yang lebih baik," ujar Agus Wicaksono, Senin (16/2).

Kebersamaan terasa kuat di lokasi pengerjaan. Warga ikut memikul kayu, mengangkat batu bata hingga menyekop pasir, hingga menyiapkan konsumsi sederhana. Di sela kerja, canda ringan menyelinap lelah terasa, tapi semangat tetap terjaga. 

Dari pembongkaran bagian rumah yang lapuk hingga pemasangan rangka dan perbaikan dinding serta atap, semuanya dikerjakan bersama. Perubahan mulai tampak. Rumah yang dulu rawan bocor dan rapuh kini berdiri lebih kokoh. Pasalnya, keberhasilan TMMD tak lepas dari peran aktif masyarakat. "Gotong royong adalah kekuatan utama yang mempercepat penyelesaian sasaran fisik," sebut Agus Wicaksono.

Namun TMMD Ke-127 tidak berhenti pada satu rumah. Di Kabupaten Bangka Selatan, program ini menyasar pembangunan dan peningkatan jalan desa sepanjang 5,5 kilometer urat nadi yang akan memperlancar akses transportasi dan menggerakkan roda ekonomi. 

Kebutuhan dasar lain pun disentuh, satu titik sumur bor dibangun untuk memenuhi air bersih warga. Air yang mengalir bukan hanya urusan sanitasi, tetapi juga kesehatan dan martabat hidup. TMMD juga membangun satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta merehabilitasi satu unit masjid sekaligus pusat kegiatan sosial yang kembali hidup.

Kesadaran lingkungan menjadi bagian penting dari kerja bersama ini. Sebanyak 200 batang pohon keras ditanam di sejumlah titik, disertai pembersihan lingkungan desa. Upaya ini menjaga kelestarian alam, mencegah kerusakan lahan, dan menciptakan kawasan yang lebih bersih serta sehat. Desa dirawat, bukan hanya dibangun.

TMMD Ke-127 juga menguatkan sisi nonfisik, membangun manusia dan jejaring sosialnya. Beragam penyuluhan digelar, mulai dari pencegahan stunting untuk mendukung kesehatan ibu dan anak, peningkatan kesehatan pelayanan masyarakat dan lingkungan. Termasuk pengenalan teknologi sederhana yang membantu produktivitas ekonomi warga, khususnya di sektor pertanian dan usaha rumah tangga.

Tak ketinggalan, nilai-nilai kebersamaan kembali digelorakan. Penyuluhan budaya gotong royong dihadirkan untuk meneguhkan kearifan lokal sebagai modal sosial pembangunan desa. "Kami juga memperkuat rasa kemanunggalan TNI dengan masyarakat melalui kegiatan sosial kemasyarakatan," pungkas Agus Wicaksono(u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved