Rabu, 8 April 2026

Berita Belitung Timur

Pemkab Beltim Targetkan 60 Stan di Bazar Ramadan Kulong Minyak

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur menargetkan puluhan stan UMKM dapat beroperasi maksimal untuk melayani kebutuhan warga selama bulan suci.

Editor: suhendri
posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha
BAZAR RAMADAN - Aktivitas pedagang dalam bazar Ramadan di kawasan Situ Kulong Minyak, Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Selasa (24/2/2026). Bazar yang dijalankan secara swadaya ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mencari nafkah yang layak serta menjaga stabilitas ekonomi daerah selama Ramadan. 

MANGGAR, BABEL NEWS - Pelaksanaan bazar Ramadan di kawasan Situ Kulong Minyak, Manggar, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung terus dipacu untuk mendongkrak ekonomi menengah ke bawah.

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur menargetkan puluhan stan UMKM dapat beroperasi maksimal untuk melayani kebutuhan warga selama bulan suci.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Belitung Timur,  Zikril, menyebutkan, antusiasme pelaku usaha untuk ikut serta dalam bazar Ramadan di kawasan Situ Kulong Minyak tahun ini cukup tinggi.

Pihaknya berupaya memfasilitasi kebutuhan tenda dan area yang representatif agar transaksi berjalan nyaman.

"Untuk kapasitas di sini, kami menargetkan tersedia 30 unit tenda. Dengan sistem pembagian satu tenda diisi dua pedagang, maka total kapasitas kita adalah 60 stan UMKM," kata Zikril, Selasa (24/2). 

Hingga kemarin, proses pendaftaran peserta bazar dan pengisian tenda terus berjalan.

Zikril mencatat sudah ada sekitar 20 tenda yang terpasang dan mulai diisi oleh para pedagang yang didominasi pelaku usaha kuliner dan penganan berbuka puasa.

"Sekarang sudah terisi sekitar 40 stan. Kami masih menunggu sisa 10 tenda lagi untuk mencapai target 30 tenda. Saya lihat progresnya bagus dan masyarakat mulai ramai berkunjung sejak sore hari," ujar Zikril.

Namun, Zikril memberikan catatan khusus terkait variasi produk yang dijual. Ia berharap agar bazar ini tidak hanya dipenuhi oleh pedagang makanan dan minuman, tetapi juga merambah ke sektor kerajinan dan perlengkapan Lebaran.

"Saya menyarankan kepada penyelenggara agar ada juga yang menjual busana, pakaian, hingga alas kaki seperti sepatu dan sandal. Jadi warga yang datang ke sini punya banyak pilihan, tidak hanya beli takjil, tetapi bisa sekalian belanja kebutuhan baju Lebaran," tuturnya.

Zikril juga menjelaskan durasi pelaksanaan bazar Ramadan di kawasan Situ Kulong Minyak. Bazar tersebut direncanakan berlangsung selama satu bulan penuh, namun akan ada penyesuaian jadwal untuk menghormati hari besar keagamaan lainnya yang jatuh di waktu bersamaan.

"Bazar ini puncaknya nanti di hari raya. Tetapi perlu dicatat, pada tanggal 17 dan 18 Maret kita akan off atau libur sementara. Hal ini kita lakukan untuk menghormati saudara-saudara kita yang merayakan hari raya Nyepi," ujar Zikril

Lebih lanjut, dia menyebut, bazar Ramadan di kawasan Situ Kulong Minyak tidak membebani APBD Kabupaten Belitung Timur.

Seluruh operasional dijalankan melalui sistem swadaya dan kolaborasi dengan penyelenggara lapangan.

"Kegiatan ini murni swadaya, tidak dibiayai oleh APBD. Namun, meskipun swadaya, kita tetap belajar bagaimana kegiatan ini bisa memberikan kontribusi balik melalui retribusi ke kas daerah sebagai pendapatan daerah," kata Zikril. (z1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved