Berita Bangka Selatan
Kapolres Bangka Selatan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas saat Ramadan
Lonjakan aktivitas warga selama Ramadan menjadi perhatian serius jajaran Kepolisian Resor Bangka Selatan.
TOBOALI, BABEL NEWS - Lonjakan aktivitas warga selama Ramadan menjadi perhatian serius jajaran Kepolisian Resor Bangka Selatan. Dari ramainya perburuan takjil hingga maraknya aktivitas remaja pada malam hari, potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dinilai meningkat. Kondisi ini dinilai membutuhkan kepedulian bersama masyarakat.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto mengatakan, potensi gangguan Kamtibmas meningkat selama Ramadan utamanya aktivitas kenakalan remaja. Maka dari itu dirinya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas selama bulan suci Ramadan. Melalui kegiatan safari tarawih Ramadan keliling masjid yang ada di Kabupaten Bangka Selatan.
"Pada bulan Ramadan, aktivitas masyarakat meningkat. Tentunya potensi gangguan Kamtibmas juga ikut meningkat," ujar Agus Arif Wijayanto, Kamis (26/2).
Agus Arif Wijayanto mengingatkan masyarakat agar tetap waspada saat meninggalkan rumah untuk beribadah maupun beraktivitas di luar. Hal-hal sederhana seperti memastikan kompor telah dimatikan dan instalasi listrik dalam kondisi aman. Menurutnya, perlu menjadi perhatian untuk mencegah terjadinya kebakaran atau insiden lainnya.
Selain itu, pihaknya juga mengajak orangtua agar lebih peduli terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari. Ia menyinggung sejumlah kegiatan yang kerap muncul saat Ramadan dan berpotensi menimbulkan tindakan kriminalitas. Seperti nongkrong hingga larut malam, balap liar, bermain petasan, hingga perang sarung yang berisiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain. "Kami minta orangtua lebih peduli dan terbuka terhadap putra-putrinya," kata Agus Arif Wijayanto.
Dirinya turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas partisipasi mereka dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Ia menegaskan, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan peran aktif warga. Lewat safari Ramadan selain mempererat hubungan antara kepolisian dan warga, kegiatan ini juga menjadi sarana deteksi dini. Terhadap potensi gangguan keamanan yang kerap meningkat saat Ramadan.
Dengan komunikasi langsung di lingkungan tempat ibadah, diharapkan pesan-pesan yang disampaikan dapat lebih mudah diterima dan diterapkan oleh masyarakat. Begitu pula dengan tingginya tingkat toleransi antarumat beragama di wilayah tersebut.
Menurutnya, kondisi itu harus terus dipelihara agar masyarakat dapat hidup berdampingan dengan aman dan nyaman, terlebih di bulan suci Ramadan. "Kita ketahui tingkat toleransi di wilayah kita cukup tinggi. Mari kita pelihara bersama agar kita bisa nyaman dalam menjalani kehidupan," ucapnya. (u1)
| Pemkab Bangka Selatan Dorong 5 Gerakan Kurangi Dampak Perubahan Iklim |
|
|---|
| Belum Ada Penyesuaian Tarif, Tiga Armada Penyeberangan Sadai-Belitung Siap Layani Penumpang |
|
|---|
| Program Beasiswa SDM Sawit 2026 Sediakan 5.000 Kuota Nasional |
|
|---|
| Lindungi Anak di Ruang Digital, Bangka Selatan Siap Implementasikan PP Tunas |
|
|---|
| Kapolres Bangka Selatan Pimpin Sertijab Tiga PJU, Kasi Humas dan Dua Kapolsek Berganti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260226-SAFARI-RAMADHAN.jpg)