Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Bangka Selatan

Empat Bus DAMRI Siaga Layani Warga Pulau Lepar Jelang Mudik Lebaran 2026

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengoptimalkan layanan angkutan jalan perintis di Kecamatan Lepar menjelang momentum mudik Lebaran tahun 2026.

Tayang:
Bangkapos.com
BUS DAMRI -Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangka Selatan, Benny Supratama ketika menunjukkan bus DAMRI di Pelabuhan Penutuk, Rabu (11/3). Terdapat empat armada bus DAMRI yang akan dioptimalkan dalam momentum mudik Lebaran tahun 2026 di Kecamatan Lepar. 

LEPAR, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengoptimalkan layanan angkutan jalan perintis di Kecamatan Lepar menjelang momentum mudik Lebaran tahun 2026. Empat unit armada bus milik Perum DAMRI disiagakan untuk melayani mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan tersebut. Angkutan jalan perintis ini disiapkan guna mempermudah mobilitas masyarakat antar desa dengan tarif terjangkau.

Diketahui, Kecamatan Lepar merupakan wilayah kepulauan di Kabupaten Bangka Selatan yang terdiri dari empat desa. Yakni Desa Penutuk, Desa Kumbung, Desa Tanjung Labu dan Desa Tanjung Sangkar. Selama ini akses transportasi darat di pulau tersebut masih terbatas sehingga layanan angkutan perintis dinilai sangat membantu masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangka Selatan, Benny Supratama mengatakan, penyediaan empat armada bus tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah. Khususnya dalam meningkatkan akses transportasi masyarakat di Pulau Lepar yang memiliki karakter wilayah kepulauan. Pasalnya, akses transportasi umum di wilayah tersebut masih minim.

"Pada momentum mudik Lebaran tahun 2026 ini Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengoptimalkan angkutan jalan perintis di Pulau Lepar," kata Benny Supratama, Rabu (11/3).

Benny Supratama mengungkapkan, keberadaan angkutan perintis tersebut merupakan hasil koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dengan Kementerian Perhubungan. Usulan pengadaan transportasi pedesaan ini telah diajukan pihaknya sejak tahun 2025 melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

Melalui skema tersebut, Perum DAMRI kemudian ditunjuk sebagai operator yang menjalankan layanan angkutan jalan perintis di wilayah Pulau Lepar. Hasilnya empat unit armada bus disiapkan di Kecamatan Lepar sejak Januari 2026. 

Menurutnya, kehadiran armada bus ini ditargetkan mampu mempermudah mobilitas masyarakat. Terutama saat arus mudik dan balik Lebaran yang biasanya mengalami peningkatan aktivitas perjalanan. "Dengan adanya empat armada bus ini masyarakat di Pulau Lepar, khususnya yang berada di Desa Penutuk dan desa lainnya, dapat lebih mudah melakukan perjalanan antarwilayah," jelas Benny Supratama.

Untuk mendukung layanan tersebut lanjut dia, DAMRI telah menyiapkan delapan jadwal keberangkatan setiap hari yang menghubungkan beberapa titik penting di Pulau Lepar. Dua jadwal keberangkatan tersedia dari Pelabuhan Penutuk menuju Desa Tanjung Labu. Keberangkatan pertama dijadwalkan pada pukul 06.30 WIB dan keberangkatan kedua pada pukul 14.30 WIB.

Sementara dari Desa Tanjung Labu menuju Pelabuhan Penutuk tersedia dua jadwal perjalanan, yakni pukul 08.00 WIB dan pukul 16.00 WIB. Selain itu, layanan bus juga melayani rute Pelabuhan Penutuk menuju Desa Tanjung Sangkar. Untuk rute ini, keberangkatan pertama dimulai pukul 07.00 WIB dan keberangkatan kedua pukul 15.30 WIB. Sedangkan dari Desa Tanjung Sangkar menuju Pelabuhan Penutuk tersedia dua jadwal perjalanan lainnya, yakni pukul 06.30 WIB dan pukul 14.00 WIB.

Pemerintah daerah juga menetapkan tarif yang relatif terjangkau bagi masyarakat. Untuk menggunakan layanan angkutan perintis tersebut, penumpang hanya dikenakan tarif sebesar Rp7.000 per orang. 

Benny menilai tarif tersebut sudah disesuaikan agar tetap ramah bagi masyarakat. Terutama bagi warga desa yang memanfaatkan transportasi tersebut untuk aktivitas sehari-hari seperti bekerja maupun keperluan ekonomi. "Tarifnya Rp7.000 per orang sehingga cukup terjangkau bagi masyarakat," ujarnya.

Benny Supratama berharap, layanan angkutan jalan perintis ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Pulau Lepar selama periode mudik Lebaran yang diperkirakan akan meningkatkan mobilitas warga. Keberadaan transportasi ini targetnya mampu mendorong konektivitas antar desa di Pulau Lepar. Sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

"Harapan kami layanan ini bisa membantu mobilitas masyarakat serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Pulau Lepar," pungkas Benny Supratama(u1)

Sediakan Kapal Motor Gratis
PEMERINTAH Kabupaten Bangka Selatan juga memaksimalkan operasional Kapal Motor (KM) Gandha Nusantara 09 yang akan melayani enam kali pelayaran gratis agar masyarakat dapat memanfaatkannya secara optimal. Untuk menghubungkan Pulau Pongok, Pulau Celagen, hingga Pelabuhan Sadai.

Benny Supratama, mengatakan kapal tersebut menjadi sarana transportasi penting untuk meningkatkan konektivitas masyarakat di kecamatan kepulauan terluar selama momentum mudik dan arus balik Lebaran. KM Gandha Nusantara 09 sudah beroperasi sejak 12 Maret 2025 dan melayani rute penyeberangan antar kecamatan kepulauan. Oleh sebab itu, pada momentum Lebaran tahun ini, pemerintah daerah akan memaksimalkan operasional kapal tersebut.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved