Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

UHC Pangkalpinang Tembus 99,86 Persen  

Cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) di Pangkalpinang pada 2025 mencapai 99,86 persen

Tayang:
Editor: suhendri
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, mengalokasi anggaran kesehatan pada 2025 sebesar Rp263,44 miliar dengan realisasi Rp254,46 miliar atau terserap 96,59 persen.

Dari Rp263,44 miliar itu, sebesar Rp15,06 miliar dialokasikan untuk bantuan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, dengan realisasi Rp12,96 miliar atau 86,10 persen.

Alhasil, cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) di Pangkalpinang pada 2025 mencapai 99,86 persen dengan tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional sebesar 80,18 persen. 

"Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan," kata Wali Kota Pangkalpinang Saparudin kepada wartawan sesuai menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Pangkalpinang dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2025, Senin (30/3/2026).

Melansir dinkes.kuburayakab.go.id, Universal Health Coverage merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau.

Udin, sapaan akrab Saparudin, menyebutkan, capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat sistem layanan kesehatan yang inklusif dan merata.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dan perluasan jaminan kesehatan akan terus menjadi prioritas guna menjawab kebutuhan masyarakat di Pangkalpinang yang terus berkembang.

Pada kesempatan yang sama, Udin juga mengatakan, penyelenggaraan urusan kesehatan dilaksanakan oleh dinas kesehatan beserta unit pelaksana teknis (UPT) dan RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ucapnya.

Peningkatan kualitas layanan kesehatan, lanjut Udin, dilakukan melalui pembangunan sejumlah fasilitas penunjang.

Di antaranya pembangunan gedung rawat inap di RSUD Depati Hamzah guna meningkatkan kapasitas layanan, seiring bertambahnya kebutuhan masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga membangun laboratorium mikrobiologi di RSUD Depati Hamzah serta menambah ruang pada Laboratorium Kesehatan Kota Pangkalpinang. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved