Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Belitung Timur

SMAN 1 Manggar Akan Verifikasi Ketat Dokumen Calon Siswa

Langkah konkret yang akan diambil SMAN 1 Manggar adalah melakukan pemeriksaan masa berlaku dokumen domisili calon siswa

Tayang:
Editor: suhendri
posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha
Gedung SMAN 1 Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (8/4/2026). 

MANGGAR, BABEL NEWS - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal kebijakan baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027,  khususnya terkait aturan yang menyebutkan calon siswa yang tinggal dalam radius 200 meter dari sekolah akan otomatis diterima dalam SPMB.

Kepala SMAN 1 Manggar, Sabarudin, mengatakan, integritas menjadi prinsip utama sekolah dalam menjalankan aturan tersebut.

Pihaknya menyadari betul adanya potensi fenomena pindah kartu keluarga (KK) demi mendekati koordinat sekolah. Karena itu, verifikasi dokumen nantinya akan dilakukan secara ketat.

"Sekolah akan melakukan verifikasi dokumen secara ketat, termasuk kartu keluarga dan data pendukung lainnya. Kami memahami potensi pindah KK itu ada, makanya verifikasi dilakukan secara cermat sesuai aturan," kata Sabarudin, Rabu (8/4/2026). 

Langkah konkret yang akan diambil SMAN 1 Manggar adalah melakukan pemeriksaan masa berlaku dokumen domisili calon siswa.

Sabarudin menyebutkan, pihaknya tidak akan segan berkoordinasi dengan pihak luar untuk memastikan keabsahan data yang diajukan oleh calon siswa.

"Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait seperti RT/RW atau instansi pemerintah setempat jika diperlukan. Ini penting untuk memastikan bahwa data domisili yang diserahkan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan," ujarnya.

Jika nantinya jumlah pendaftar di dalam radius 200 meter melampaui kuota yang tersedia, Sabarudin menyatakan seleksi akan tetap berjalan objektif.

Pihaknya tidak akan subjektif dalam menentukan siapa yang berhak diterima.

Sabarudin menyebutkan, proses seleksi akan mengacu pada petunjuk teknis (juknis) resmi dari pemerintah provinsi.

Kriteria seperti jarak domisili yang paling presisi atau teknis lain akan menjadi pertimbangan utama jika terjadi penumpukan pendaftar di radius terdekat.

Sabarudin menjamin seluruh proses penerimaan siswa baru di SMAN 1 Manggar akan bersih dari praktik titipan pihak mana pun.

Ia menilai sistem yang berbasis data akan meminimalkan celah intervensi manusia dalam proses kelulusan siswa baru.

"Kami berkomitmen penuh untuk menjalankan proses secara transparan dan akuntabel. Seluruh proses berbasis sistem dan data sehingga meminimalkan intervensi. Kami menjunjung tinggi integritas," tuturnya. (z1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved