Jumat, 24 April 2026

Berita Bangka

YLBH Lentera Serumpun Sebalai dan PGRI Sepakat Lindungi Guru

YLBH-LSS secara formal menjalin kemitraan strategis dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bangka.

Dokumentasi
JALIN KERJA SAMA -YLBH Lentera Serumpun Sebalai dan PGRI Kabupaten Bangka dalam perjanjian kerja sama perlindungan hukum profesi guru, di Mess PGRI Bangka, Rabu (22/4). 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Lentera Serumpun Sebalai (YLBH-LSS) secara formal menjalin kemitraan strategis dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bangka, Rabu (22/4). Prosesi penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung khidmat di Mess PGRI Kabupaten Bangka tersebut menjadi simbol dimulainya era baru perlindungan hukum bagi tenaga pendidik di wilayah tersebut, dengan disaksikan langsung oleh pimpinan cabang PGRI dari delapan kecamatan.

Ketua YLBH-LSS, Afriadi Tjikdin menegaskan, kolaborasi ini lahir dari kesadaran akan besarnya risiko profesi yang dihadapi guru di era modern. Ia menyatakan tantangan menjadi pendidik saat ini kian kompleks, sehingga guru memerlukan payung hukum yang kokoh saat menjalankan tugas mulianya.

Afriadi berkomitmen lembaganya akan hadir secara total, mulai dari pemberian konsultasi, penyuluhan, hingga pendampingan di meja hijau jika diperlukan. Menurutnya, tidak jarang guru terjebak dalam pusaran risiko hukum akibat interaksi dengan peserta didik maupun orang tua yang berakhir pada perselisihan.

"Oleh karena itu, kehadiran lembaga bantuan hukum Lentera Serumpun Sebalai ini menjadi penting untuk memberikan pendampingan, konsultasi hingga advokasi," kata Afriadi, Kamis (23/4).

Ketua PGRI Kabupaten Bangka, Margono menyambut inisiatif ini sebagai angin segar yang telah lama dinantikan oleh para anggotanya. Margono memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada YLBH-LSS yang bersedia memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma.

Ia tidak memungkiri selama ini banyak tenaga pendidik yang merasa rentan dan seolah berjalan sendirian tanpa sandaran hukum yang kuat ketika berhadapan dengan persoalan profesi di lapangan. "Kemitraan ini diharapkan menjadi suntikan moral bagi para guru untuk terus berinovasi dalam mengajar tanpa perlu merasa waswas," ungkap Margono.

Menurutnya, dengan adanya komitmen nyata dari YLBH-LSS, para guru kini memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi karena hak-hak konstitusional dan martabat mereka terjaga. "Sehingga mereka dapat fokus mengabdi mencerdaskan kehidupan bangsa tanpa dihantui rasa cemas akan kriminalitas atau ketidakadilan hukum yang mungkin muncul di lapangan," ujarnya. 

Melalui ruang lingkup kerja sama yang mencakup konsultasi hukum serta pendampingan litigasi dan non-litigasi ini, kedua belah pihak optimistis akan tercipta lingkungan kerja yang lebih aman dan profesional.

"Sinergi antara PGRI Kabupaten Bangka dan YLBH-LSS bukan sekadar urusan administratif, melainkan sebuah misi untuk memastikan keadilan benar-benar tegak bagi mereka yang mendedikasikan hidupnya demi masa depan generasi bangsa," pungkasnya. (u2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved