Rabu, 29 April 2026

Berita Bangka Tengah

Bangka Tengah Jadi Lokus Advokasi Terpadu 2026

BPOM di Pangkalpinang menjadikan Kabupaten Bangka Tengah sebagai lokus advokasi terpadu program keamanan pangan untuk tahun 2026.

Tayang:
Bangkapos.com
FOTO BERSAMA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bersama BPOM di Pangkalpinang saat berfoto bersama usai melaksanakan rapat advokasi terpadu program keamanan pangan di ruang rapat besar Kantor Bupati Bangka Tengah, pada Selasa (28/4). 

KOBA, BABEL NEWS - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Pangkalpinang menjadikan Kabupaten Bangka Tengah sebagai lokus advokasi terpadu program keamanan pangan untuk tahun 2026. Hal itu ditandai dengan agenda rapat advokasi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, di ruang rapat besar Kantor Bupati Bangka Tengah, Selasa (28/4).

Kepala BPOM di Pangkalpinang, Agus Riyanto menyampaikan, advokasi ini menjadi sarana pemerintah daerah untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen dalam mewujudkan keamanan pangan. "Jadi ini merupakan salah satu program prioritas nasional untuk memastikan keamanan bahan pangan. Pada tahun ini, kami memilih Bangka Tengah sebagai lokus pelaksanaannya untuk di wilayah Bangka Belitung," ujar Agus Riyanto.

Diakuinya, dalam pelaksanaannya program ini akan diisi oleh tiga kegiatan, yakni Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Kemanan Pangan (Sapa Sekolah), Pasar Pangan Aman bebasis Komunitas dan Desa/Kelurahan Pangan Aman.

"Artinya nanti sampai dengan akhir tahun, atau sekitar bulan November, ada beberapa tahapan kegiatan yang akan dilakukan di masing-masing tadi, baik komunitas, sekolah, desa, maupun pasar," sebutnya.

Ia menjelaskan, untuk implementasi selain memberikan sosialisasi ataupun bimtek, BPOM akan melakukan pemeriksaan secara langsung ke sejumlah sarana.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bangka Tengah, Muhammad Anas Ma'ruf menyebutkan, pihaknya menyambut baik adanya advokasi dari BPOM ini untuk mengetahui masalah-masalah keamanan pangan.

"Kita memang sudah bermitra dengan BPOM untuk memastikan masalah keamanan pangan ini. Setiap bulan puasa kita selalu bermitra untuk mengecek bahan pangan khususnya yang dijual di pinggir jalan. Kemudian kita awasi juga kantin-kantin sekolah kita," kata Anas Ma'ruf. (w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved