Selasa, 5 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

FKUB Matangkan Persiapan Kemah Pemuda Lintas Agama 2026

FKUB Kota Pangkalpinang mulai memanaskan mesin organisasi, menyambut agenda tahunan bergengsi Kemah Pemuda Lintas Agama.

Tayang:
Bangkapos.com
RAPAT AGENDA TAHUNAN - FKUB Kota Pangkalpinang usai menggelar rapat agenda tahunan bergengsi Kemah Pemuda Lintas Agama, Senin (4/5). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pangkalpinang mulai memanaskan mesin organisasi, menyambut agenda tahunan bergengsi Kemah Pemuda Lintas Agama. Kepastian ini didapat setelah jajaran pengurus harian menggelar rapat koordinasi intensif, di Sekretariat FKUB Kota Pangkalpinang, Senin (4/5).

Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Ketua FKUB Pangkalpinang, Kholil Mahfudz, didampingi Wakil Ketua, Iskandar. Diketahui pertemuan ini menjadi penting mengingat kegiatan kali ini memasuki tahun kelima penyelenggaraan, yang menuntut standar kualitas yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Kholil Mahfudz mengatakan, Kemah Pemuda Lintas Agama bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang untuk menjaga kondusivitas Kota Pangkalpinang. "Alhamdulillah, tahun-tahun sebelumnya berjalan lancar dan sukses. Saya minta kekompakan ini dijaga, kita sedang menyiapkan pemimpin masa depan yang inklusif," ucap Kholil Mahfudz.

Sekretaris FKUB Pangkalpinang, Zamhari mengatakan, penyelenggaraan Kemah Pemuda Lintas Agama tahun 2026 ini dijadwalkan pada tanggal 12, 13, dan 14 Juni 2026. "Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Taman Agrowisata Desa Air Duren dipilih sebagai pusat kegiatan untuk memberikan suasana baru yang lebih representatif bagi para peserta," kata Zamhari.

Sebanyak 50 siswa-siswi terpilih yang merupakan perwakilan dari tingkat SLTA, SMK, dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kota Pangkalpinang akan dilibatkan dalam agenda ini. "Mereka akan mengikuti serangkaian materi penguatan moderasi beragama, serta dialog lintas iman yang dirancang untuk mempererat solidaritas pemuda," bebernya.

Wakil Ketua FKUB, Iskandar menekankan setiap rupiah yang keluar dari anggaran negara harus dipertanggungjawabkan dengan presisi tinggi. "Perubahan tempat ini adalah upaya penyegaran, namun konsekuensinya persiapan harus lebih matang. Kita harus memastikan lokasi baru ini mendukung keamanan dan kenyamanan peserta selama tiga hari pelaksanaan," tutur Iskandar. (riz)

 

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved