Jumat, 8 Mei 2026

Berita Belitung

Bupati Bakal Lantik Tujuh Kepala OPD di Pulau Buku Limau 

Pemilihan lokasi tersebut bertujuan untuk mendekatkan jajaran pemerintahan dan masyarakat kepulauan. 

Tayang:
Istimewa/Dok. Diskominfo Beltim
Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten usai membuka Rapat Pembentukan Forum Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan (FTSL) di Ruang Satu Hati Bangun Negeri Sekretariat Daerah, Kamis (10/4). 

MANGGAR, BABEL NEWS - Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten atau akrab disapa Afa memilih kawasan Pulau Buku Limau, dalam pelantikan tujuh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) hasil seleksi terbuka. Pemilihan lokasi tersebut bertujuan untuk mendekatkan jajaran pemerintahan dan masyarakat kepulauan. 

Afa mengatakan, hal ini sejalan dengan keinginan Forkopimda Belitung Timur yang ingin terjun langsung melihat kondisi di pulau-pulau. "Kita upayakan pelantikan di pulau karena kebetulan Forkopimda juga ingin ke sana. Ada beberapa agenda penting, misalnya Bapak Kajari terkait masalah hukum, lalu Pak Dandim mengenai KDMP, dan Pak Ketua DPRD yang ingin menyerap aspirasi masyarakat di sana," ujar Afa, pada Kamis (7/5).

Mengenai waktu pelaksanaan, pelantikan ini direncanakan akan berlangsung pada Sabtu, 9 Mei 2026."Segera akan kita laksanakan. Supaya kita juga tahu gimana kondisi mereka di sana," jelasnya.

Adapun tujuh posisi kepala OPD yang akan dilantik meliputi Kepala BPKD, Kepala Dindik, Kepala DisnakerkopUKM, Kepala Distangan, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Diskominfo SP, dan Kepala DPMDPPKB. Seluruh jabatan ini merupakan hasil dari proses seleksi terbuka yang telah rampung dilaksanakan.

Afa memaparkan instansi yang akan dilantik, seperti Dinas Perikanan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), memiliki kaitan yang sangat erat dengan kehidupan masyarakat di kepulauan. Oleh karena itu, ia ingin momen pelantikan menjadi awal yang kuat bagi para pejabat untuk memahami realitas di lapangan.

Afa juga telah menginstruksikan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM untuk menyiapkan bantuan alat pengering ikan bagi nelayan setempat sebagai bantuan yang akan diberikan. "Saya minta Disnaker siapkan mesin pengeringan ikan, jadi kalau cuaca hujan, masyarakat di sana tetap bisa berproduksi," ucapnya.

Sektor pertanian juga akan ikut serta dalam rombongan ini. Dirinya berencana melakukan penanaman jagung secara simbolis di Pulau Buku Limau. "Pulau Buku Limau ini cukup luas, kita harus upayakan agar mereka tidak selalu bergantung pada daratan," ungkap Afa. (z1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved