Jumat, 22 Mei 2026

Berita Belitung Timur

Anggaran untuk Persiapan Hadapi Porprov VII Babel, KONI Beltim Kurang Rp1 M Lebih

Anggaran yang tersedia dinilai belum cukup untuk memenuhi kebutuhan kontingen Beltim menghadapi pesta olahraga empat tahunan tersebut

Tayang:
Editor: suhendri
posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha
RAPAT DENGAR PENDAPAT - Suasana rapat dengar pendapat (RDP) terkait kesiapan anggaran kontingen Belitung Timur menghadapi Porprov VII Bangka Belitung di ruang rapat DPRD Beltim, Selasa (19/5/2026). Rapat yang mempertemukan pihak legislatif, KONI, dispora, bapperida, BPKD, dan perwakilan cabor beregu ini selama hampir tiga jam akibat belum adanya titik temu terkait keterbatasan dana daerah. 

MANGGAR, BABEL NEWS - Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kepulauan Bangka Belitung 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Belitung Timur kekurangan anggaran Rp1 miliar lebih.

Anggaran yang tersedia dinilai belum cukup untuk memenuhi kebutuhan kontingen Beltim menghadapi pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Ketua KONI Beltim Hendro mengatakan, pihaknya sejauh ini masih berpatokan pada anggaran yang tersedia sebesar Rp1,5 miliar.

Menurutnya, anggaran tersebut tidak akan cukup untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan kontingen Beltim menghadapi Porprov VII Babel, terlebih jika harus memberangkatkan cabang olahraga beregu.

"Kalau kami dari KONI memang saat ini masih mengacu pada anggaran Rp1,5 miliar ini di lapangan. Jika dihitung kembali, estimasi anggaran kita sebenarnya masih kurang sekitar Rp1 miliar lebih," kata Hendro saat diwawancarai usai menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) yang berlangsung di ruang rapat DPRD Beltim, Selasa (19/5/2026).

Rapat yang berlangsung selama hampir tiga jam itu mempertemukan pihak legislatif, KONI Beltim, Dispora Beltim, Bapperida Beltim, BPKD Beltim, serta sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor) beregu.

Dalam rapat tersebut sempat disinggung mengenai munculnya opsi suntikan dana segar melalui skema anggaran belanja tambahan (ABT), namun Hendro mengaku belum tahu pasti apakah memungkinkan.

"Mengenai ABT, kami belum tahu pasti nanti anggarannya dari mana dan apakah memungkinkan. Saat ini, yang pastinya KONI akan terus mengupayakan dulu formula terbaik," ujarnya.

Wacana pemanfaatan dana corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan swasta juga sempat digulirkan sebagai alternatif solusi.

Menanggapi hal ini, Hendro mengatakan, pihaknya sangat terbuka terhadap segala kemungkinan bantuan pihak ketiga.

"Jika memungkinkan ada dukungan dari CSR dan sebagainya untuk membantu, tentu kami akan usahakan semaksimal mungkin," katanya.

Dalam rapat dengar pendapat tersebut, KONI Beltim sempat mendapat sorotan dari anggota DPRD mengenai efisiensi penyusunan draf anggaran keberangkatan kontingen ke Porprov Babel 2026.

Mengenai hal itu, Hendro menyebutkan bahwa seluruh rincian pos anggaran sebetulnya sudah dikalkulasikan secara ketat agar tepat sasaran.

"Kami sudah menyusun draf anggaran itu semaksimal mungkin, terutama untuk pos akomodasi atlet dan biaya keberangkatan ke lokasi pertandingan,” ujarnya.

“Kami rasa itu sudah sangat krusial, tetapi jika dirasa masih ada celah, kami akan coba sisir kembali mana saja yang bisa dipangkas agar seefisien mungkin," lanjutnya.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved