Jumat, 5 Juni 2026

Berita Belitung Timur

Pemkab Belitung Timur Gandeng BRIN Kaji Arsip Sejarah Daerah

Kunjungan kerja ini menjadi momen penting dalam upaya penguatan pelestarian arsip sejarah daerah yang tersebar di wilayah Belitung Timur.

Tayang:
Editor: suhendri
Ist/AAI Beltim
BERFOTO BERSAMA - Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten berfoto bersama tim penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), AAI Belitung Timur, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung Timur di sela-sela agenda kunjungan kerja tim penelitian BRIN di Belitung Timur, Kamis (4/6/2026). 

MANGGAR, BABEL NEWS - Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten atau yang akrab disapa Afa, menerima kunjungan kerja Tim Penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kamis (4/6).

Kunjungan kerja ini menjadi momen penting dalam upaya penguatan pelestarian arsip sejarah daerah yang tersebar di wilayah Belitung Timur.

Arsip-arsip lawas tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk diusulkan sebagai bagian dari memori kolektif bangsa (MKB) maupun warisan dokumenter dunia melalui Memory of the World (MoW) UNESCO.

Kedatangan para peneliti BRIN ke Belitung Timur merupakan bagian dari kajian mendalam dan penelusuran rekam jejak sejarah di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, tim BRIN turut menggandeng Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung Timur.

Afa mengatakan upaya menggali dan mengangkat kembali kekayaan sejarah daerah merupakan langkah untuk memperkenalkan nilai lokal kepada masyarakat dunia yang lebih luas.

"Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh langkah dari tim BRIN ini karena ini menyangkut aset intelektual dan identitas asli Belitung Timur," ujar Afa dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).

Ia berharap kolaborasi tersebut terus berlanjut agar seluruh bukti sejarah Belitung Timur dapat terdokumentasi secara baik tanpa ada yang terlewat.

"Pemerintah daerah berkomitmen untuk memfasilitasi kebutuhan riset ini agar dokumen sejarah kita bisa diakui di tingkat nasional hingga dunia," tuturnya.

Ke depan, hasil penelitian ini diharapkan mampu memperkuat posisi Belitung Timur sebagai daerah yang kaya akan peradabannya.

Koordinator Penelitian, Woro Hapsari Candra Dewi, menyebutkan, Belitung Timur sebenarnya menyimpan berbagai khazanah arsip yang sangat kaya.

Arsip-arsip yang ditemukan di Belitung Timur dinilai memiliki keunikan tersendiri, autentisitas yang kuat, serta nilai historis yang tinggi.

Akan tetapi, kata Woro, potensi besar tersebut perlu dikaji secara akademis dan ilmiah terlebih dahulu agar dapat memenuhi standar pengusulan ke tingkat yang lebih tinggi.

"Kita semua tahu kalau Belitung Timur itu kaya akan arsip bersejarah. Cuma memang masih jarang tereksplorasi ataupun dikaji," ujarnya.

Woro mengatakan bahwa riset berupaya menjadikan dokumen sejarah tersebut sebagai aset strategis untuk pembangunan daerah ke depan.

Kajian tersebut tidak hanya berfokus pada penyelamatan arsip sebagai sumber informasi sejarah semata, tetapi juga mengangkat aset tersebut agar bisa membangun daerah.

"Arsip adalah jejak peradaban. Ketika arsip berhasil dirawat, diteliti, dan dimanfaatkan, maka sejarah tidak hanya dikenang, tetapi juga dapat menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah," tutur Woro. (*/z1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved