Berita Belitung Timur
Kejar Target 1.000 Rumah Layak Huni hingga 2029, Pemkab Beltim Libatkan Swadaya Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Belitung Timur menargetkan pembangunan 1.000 rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu terwujud hingga 2029
MANGGAR, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, menargetkan pembangunan 1.000 rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu terwujud hingga 2029.
Pada 2026, pembangunan difokuskan pada renovasi 181 unit rumah yang dinilai masih kokoh struktur utamanya, namun tidak layak secara kualitas kesehatan.
“Pada tahun lalu, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan rumah baru bagi masyarakat yang benar-benar tidak memiliki hunian sama sekali. Sedangkan tahun 2026 ini, fokus kita adalah merehabilitasi rumah yang masih bisa diperbaiki,” kata Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Pertanahan dan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRP2RKP) Kabupaten Belitung Timur, Eldo Mukmin, dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).
Eldo menuturkan, meski mendapatkan dana senilai Rp30 juta dari pemerintah, program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) tersebut tetap bergantung pada kekuatan swadaya dan semangat gotong royong masyarakat.
DPUPRP2RKP Kabupaten Belitung Timur memberikan keleluasaan penuh kepada para penerima manfaat program BSRS untuk menunjuk atau menentukan sendiri tukang bangunan yang akan mengerjakan rumah mereka.
Hal ini agar penerima manfaat memiliki pemahaman dan rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap proses pembangunan rumahnya sendiri.
Namun, untuk memastikan kualitas bangunan tetap memenuhi standar keselamatan, Bidang Perumahan DPUPRP2RKP Kabupaten Belitung Timur akan melakukan pendampingan selama proses konstruksi berjalan.
Tim teknis dari DPUPRP2RKP dijadwalkan akan turun melakukan pengawasan berkala, mulai dari verifikasi kualitas material di toko bangunan hingga progres pengerjaan fisik di lapangan.
“Tujuan utama dari program BSRS ini adalah mengubah rumah yang sebelumnya kurang layak dan tidak sehat menjadi rumah yang sehat, kokoh, dan layak dihuni. Tugas kami memastikan material yang dibeli sesuai spesifikasi dan pengerjaannya benar,” ujar Eldo.
Ia menambahkan, rumah sehat yang dimaksud mencakup pemenuhan standar sanitasi yang baik, pencahayaan alami yang cukup, serta sirkulasi udara yang memadai.
Pihaknya pun optimistis target 1.000 rumah layak huni akan tercapai sampai 2029 nanti.
DPUPRP2RKP Kabupaten Belitung Timur juga mengharapkan kerja sama dari aparatur tingkat desa dan kecamatan untuk terus memperbarui data masyarakat mereka agar program pembangunan rumah layak huni di tahun-tahun berikutnya tetap tepat sasaran.
“Target 1.000 rumah layak huni tetap menjadi komitmen mutlak pemerintah daerah. Mudah-mudahan program tahun ini berjalan lancar di bulan Juli nanti sehingga bisa terus berlanjut hingga seluruh masyarakat yang membutuhkan dapat merasakannya,” tutur Eldo. (*/z1)
| KPHP Gunong Duren: Jangan Nekat Menambang di Kawasan Hutan, Terancam Diseret ke Penjara |
|
|---|
| Pemkab Belitung Timur Gandeng BRIN Kaji Arsip Sejarah Daerah |
|
|---|
| Prevalensi Stunting di 5 Desa Beltim di Atas Target 15,38 Persen, Renggiang Tertinggi |
|
|---|
| 178 Atlet Pelajar Berlaga di O2SN Belitung Timur 2026 |
|
|---|
| Beltim Sediakan Kuota 3.221 Siswa SD/MI dan 2.439 Siswa SMP/MTs di SPMB 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/2026060_program-rumah-layak-huni.jpg)