Kabar Bangka Tengah

PT ADM Bekali Guru SMKN 1 Simpangkatis Program Pintar Daihatsu

Guru SMK Negeri 1 Simpang Katis Bangka Tengah mengikuti penyelarasan kurikulum dan sosialisasi budaya kerja Program Pintar Bersama Daihatsu.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Anthoni Ramli
Guru SMK Negeri 1 Simpang Katis mengikuti kegiatan Program Pintar Bersama Daihatsu. 

SIMPANGKATIS, BABEL NEWS - Guru SMK Negeri 1 Simpang Katis Bangka Tengah mengikuti penyelarasan kurikulum dan sosialisasi budaya kerja Program Pintar Bersama Daihatsu, Kamis (3/2/2022).

Narasumber workshop menghadirkan Koordinator Wilayah Sumatera Program Pintar Bersama Daihatsu (PBD) Irman Tanjung.

Irman menyebut, tujuan penyelasaran kurikulum tersebut memberikan pemahaman kepada guru-guru tentang program sekolah menengah kejuruan pusat keunggulan. Selain itu, memperoleh masukan dalam penyusunan kurikulum dan perangkat pembelajaran yang berdasar kepada kebutuhan dunia kerja dan industri khususnya pada Program Pintar Bersama Daihatsu.

"Adanya perangkat pembelajaran yang mengacu pada program pintar bersama Daihatsu ini sebagai bentuk komitmen untuk menjadi SMK Pusat Keunggulan," kata Irman.

Program Pintar Bersama Daihatsu dimotori oleh PT Astra Daihatsu Motor (ADM) bekerja sama dengan SMK dengan dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa SMK dalam memasuki dunia kerja.

Lanjutnya, meski di sekolah sudah dibekali pengetahuan dan keterampilan, tetapi hal itu belum cukup memadai untuk memasuki dunia kerja.

"PT ADM memandang bahwa kelemahan siswa dan sekolah bukan pada aspek pengetahuan dan keterampilan, tetapi lebih pada aspek attitude atau nilai sikap, PBD membekali siswa dengan hard skill dan soft skill. Hard skill membekali keterampilan siswa yang identik sama dilakukan di industri atau bengkel Daihatsu," beber Irman.
Nantinya lanjut Irman, materi tersebut dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah, selain dari struktur kurikulum yang sudah ada sebelumnya.

"Materi soft skill PBD menekankan pada aspek sikap kerja siswa. PBD lebih menekankan materi ini karena diharapkan siswa bisa masuk ke dunia industri dimana saja," pungkasnya.

Sementara itu Kepala SMK Negeri 1 Simpang Katis Sulaiman menyebut, beberapa langkah yang bakal dilakukan pada program SMK PK yakni, akselerasi pelatihan upskilling dan reskilling guru berbasis Dunia Kerja Dunia Industri (DUDI) guna memastikan kompetensi guru kejuruan ditingkatkan sesuai standar DUDI.
Selain itu berlatih kurikulum yang menekankan pada soft skills dan PBL, termasuk mengembangkan mapel bersama dengan DUDI.

"SMK Negeri 1 Simpangkatis saat ini sedang berbenah untuk menjadi SMK Pusat Keunggulan (Centre of Excellence). Hal inilah yang melatarbelakangi kegiatan workshop penyelarasan kurikulum dalam Program Pintar Bersama Daihatsu," kata Sulaiman.

Kegiatan ini dimaksudkan sebagai langkah awal sekolah dalam menyusun program dan penyelasarasan kurikulum SMK dengan DUDI serta mempersiapkan kurikulum untuk divalidasi oleh industri dan selanjutnya diimplementasikan ke siswa dalam kegiatan pembelajaran," tambahnya. (ara)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved