2,4 Juta Orang di Indonesia Harus Vaksinasi Ulang

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut ada 2,4 juta orang di seluruh Indonesia yang vaksinasi Covid-19 dosis pertamanya dianggap hangus

Editor: suhendri
KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi. 

JAKARTA, BABEL NEWS - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut ada 2,4 juta orang di seluruh Indonesia yang vaksinasi Covid-19 dosis pertamanya dianggap hangus dan harus mengulanginya.

Demikian disampaikan Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmizi.

"Ada 2,4 juta (penerima vaksin Covid-19 dosis pertama yang harus mengulang)," kata Nadia saat dihubungi Kompas.com, Jumat (18/2/2022).

Dari studi yang dilakukan, seseorang yang tidak kunjung mendapat dosis kedua setelah enam bulan menerima dosis pertama disebutkan berpengaruh terhadap efikasi vaksin yang diterima.

Efikasi vaksin adalah tingkat kemanjuran vaksin dalam melawan suatu penyakit pada orang yang sudah divaksinasi saat tahap uji klinis.

"Ini kan ada studi yang mengatakan setelah enam bulan terjadi penurunan efikasi vaksin, apalagi kalau hanya dosis 1 kan masih 50 persen efikasinya," ujar Nadia.

Demi mendapatkan efikasi yang semestinya, mereka diminta untuk mengulang vaksinasi dosis pertamanya.

Masyarakat yang memiliki kondisi demikian disebut "sasaran drop out".

Hal itu sebagaimana dijelaskan dalam Surat Edaran (SE) Nomor SR.02.06/II/921/2022 tentang Pemberian Vaksinasi Covid-19 bagi Sasaran yang Drop Out.

Hingga Jumat (18/2), sudah ada 189.307.384 orang yang mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama, mengacu data Dashboard Vaksinasi Kemenkes.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved