Berita Pangkalpinang
Jelang Masa Berakhir Kepala Daerah Babel, Wagub Titip Program Strategis
Wagub Babel, Abdul Fatah mengakui beberapa program strategis ini dapat mempermudah Pj gubernur dalam melakukan rencana pembangunan.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Jabatan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman dan Wakil Gubernur Abdul Fatah bakal berakhir pada 12 Mei 2022. Setelah lima tahun menjabat, banyak program strategis yang telah direncanakan harus dapat dilanjutkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Babel selama dua tahun ke depan. Proyek strategis ini, yakni pengembangan pada bidang pariwisata, pertambangan, pertanian dan perkebunan, kelautan dan perikanan.
Wagub Babel, Abdul Fatah mengakui beberapa program strategis ini dapat mempermudah Pj gubernur dalam melakukan rencana pembangunan. "Untuk pariwisata agar seluruh pelaksanaan kegiatan pembangunan pariwisata berkesinambungan, mengenai pengembangan pariwisatanya harus masuk dalam program nasional," kata Fatah, Jumat (8/4).
Kemudian di bidang pertanian, Pemprov Babel ingin menyongsong dan menyukseskan program ketahanan pangan melalui program food estate. "Kita sudah memetakan terhadap lahan yang sudah rusak dan tidak mempunyai fungsi, kita revitalisasi melalui program pemanfaatan hutan. Ini adalah legasi kami kepada masyarakat Babel dalam meningkatkan ketahanan pangan," jelasnya.
Di bidang perhutanan, pihaknya akan menanam pohon-pohon di lahan yang telah disediakan untuk menghasilkan karbon dan sebagainya. "Di sektor darat berarti kita akan menanam tumbuhan, di samping ada sekitar berapa persen lahan yang sudah disediakan untuk ditanam dengan pohon. Sehingga menghasilkan karbon dan sebagainya," ujarnya.
Kemudian di bidang kelautan dan perikanan, Fatah mengakui, pemerintah akan meningkatkan geliat investasi tambak udang. "Di tataran lokasi yang sudah rusak maka itu kita jadikan untuk kawasan budidaya ikan dan udang. Itu mudah-mudahan sebelum kami pergi dari Airitam itu sudah selesai," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, DPRD Babel telah melaksanakan rapat paripurna pengumuman usulan pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Babel, di ruang rapat paripurna DPRD Babel, Kamis (7/4). Hasil rapat ini kemudian disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan selanjutnya akan diproses untuk melakukan tahapan pergantian gubernur ke Pj gubernur.
Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Babel, Kurniawan mengakui, belum mengetahui nama Pj gubernur. "Tergantung arahan presiden, ketika habis masa jabatan langsung keluar (Pj gubernur-red), karena dalam waktu berdekatan juga akan habis masa jabatan daerah lainnya. Jadi kemungkinan Presiden ingin menyertakan pelantikan. Jadi apabila terjadi kekosongan nanti ada Pelaksana harian (Plh) yang mengisi, biasanya Sekda," ujar Kurniawan.
Diakuinya, hasil rapat paripurna DPRD nanti sebagai dasar dari Pj gubernur yang saat itu menjabat, mengusulkan nama Pj bupati/wali kota ke Kemendagri. "Yang gubernur ini nanti disampaikan dari DPRD Babel ke Presiden melalui Kemendagri. Kemudian untuk tahun depan bupati/wali kota yang habis masa jabatan juga akan diparipurnakan oleh masing-masing DPRD kabupaten/kota," jelasnya.
Diketahui, terdapat empat nama putra daerah yang berpotensi menjabat Pj Gubernur Babel. Mereka berasal dari kalangan pejabat eselon satu di pemerintah pusat maupun daerah.
Keempatnya, yaitu Direktur Jenderal Gakkum, KLHK Rasio Ridho Sani, dan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara ESDM, Ridwan Djamaluddin. Kemudian Sekda Babel, Naziarto, dan KA Tajuddin, Deputi Hukum, Advokasi, dan Pengawasan Regulasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang sebelumnya Kadishub Babel. (riu)
Percepat Pembangunan
WAGUB Babel, Abdul Fatah menginginkan adanya percepatan pembangunan proyek fasilitas pendukung kesehatan di RSUD Dr. (HC) Ir. Soekarno. Untuk mewujudkan percepatan itu, ia telah melakukan rapat koordinasi, membahas teknis percepatan pembangunan Faskes rumah sakit dengan sejumlah instansi terkait, pada Jumat (8/4).
Faskes tersebut berupa pembangunan gedung radioterapi RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno dengan menelan biaya Rp23.727.699.000 dari dana pinjaman PT SMI. "Tahun 2022 untuk pembangunan gedung radioterapi di RSUD Seokarno harus dilakukan dengan perhatian tinggi dan perlu pendampingan seperti dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Ini harus betul-betul dapat dilakukan secara benar, sesuai tata kelola yang sudah ditentukan jangan ada kebocoran dan lainnya," kata Abdul Fatah.
Diakuinya, saat ini tahapan pembangunan gedung radioterapi masih dalam mobilisasi lahan, belum masuk pada tahapan pembangunan gedung utama. "Saat ini apabila ditanya sedang tahapan mau mobilisasi lahan. Setelah itu baru dilakukan pemasangam tiang pancang, dan tahapan selanjutnya apabila telah memenuhi syarat. Berapa lama finising pekerjaan gedung, sesuai tanggal kontrak akan selesai pada Oktober 2022 nanti," jelasnya.
Ia menambahkan, dengan adanya Faskes radioterapi ini, diharapkan dapat membantu masyarakat Babel. "Apabila ini selesai, kita sangat bersyukur dengan adanya instalasi pelayanan kanker di Babel untuk masyarakat, melalui radioterapi yang kita miliki ini. Karena Presiden menginginkan setiap provinsi memiliki fasilitas ini dan kita sudah mulai untuk membangunnya," tegasnya. (riu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Wakil-Gubernur-Bangka-Belitung-H-Abdul-Fatah.jpg)